
| Pengembangan
disain kipas atau rotor |
Teknologi lain yang ada pada fan adalah disain
dari blade / rotor atau kipas fan itu sendiri. Fan dengan
kipas biasa umumnya mengunakan kipas yang sangat dekat dengan
tepian body fan. Tujuannya untuk memaksimalkan kemampuan sebuah
fan untuk memberikan air flow atau aliran udara lebih besar.
Dengan meningkatnya airflow pada jenis fan akan berdampak
suara antara udara yang ditekan oleh kipas dan pantulan udara
akibat tekanan kipas. Hal ini disebut air back, karena tekanan
udara yang terlalu besar akan kembali memantul sehingga menimbulkan
suara. Pada putaran rendah, suara yang ditimbulkan oleh kipas
mungkin tidak terlalu menganggu, tetapi bila putaran tinggi
maka kipas yang menabrak udara menimbulkan suara bising.
Noctua menerapkan teknologi rotor dengan Straight-Blade-Design
untuk tipe 12cm fan dan Raised-Blade-Design untuk tipe 8cm.
Paket keduanya masing masing disediakan 4 jenis peredam getar
dari karet untuk memasangkan fan ke case computer.
NF-S12-1200 ditambahkan sebuah adaptor dengan
75 ohm resitor untuk menurunkan voltage fan dan penurunan
putaran dari 1.200 RPM menjadi 600 RPM. Sedangkan tipe NF-R8
memiliki 2 adaptor dengan 2 resitor berbeda dari 75 ohm untuk
menurunkan putaran menjadi 1300 RPM dan 150 ohm untuk penurunan
putaran 800 RPM.

Dibawah ini adalah perbandingan dari ukuran
Noctua NF-S12 1200 & Noctua NF-R8
Kabel socket power dilapis dengan pelindung
agar tidak terurai dengan bahan sintetis

Bila anda teliti , coba perhatikan dari jenis
tepian kipas fan dibawah ini dan bandingkan dengan fan yang
digunakan pada case computer anda. Tidak semua fan memiliki
bentuk tepian dari kipas yang sama. Ada yang berbentuk biasa
dengan segi 4, sedangkan lainnya mengunakan tepian tajam atau
dibuat melengkung seperti sirip ikan.
Untuk Noctua NF-R8 mengunakan kecepatan putaran
penuh 1.800 RPM , dan kecepatan dapat diturunkan menjadi 1.300RPM
dan 800RPM mengunakan penurun tengangan dari Resitor. Disain
rotor Noctua NF-R8 disebut dengan Raise Blade Design,
kipas fan dibuat melengkung dibagian dalam dan naik untuk
memaksimalkan tekanan udara. Untuk memaksimalkan tekanan udara
dari rotor, tepian kipas dibuat hampir penuh menyentuh body
fan. Demikian juga dibagian tengah fan yang berisi coil fan,
dibuat melengkung agar lebih aerodinamis.


Sedangkan Noctua NF-S12 1200, memiliki disain
berbeda. Mengunakan rotor Straight-Blade-Design, dengan
bentuk hampir lurus dan tepian dibuat tajam. Posisi tepian
rotor memiliki kerenganan antara 3-4mm dengan bentuk tajam
untuk membelah pantulan udara yang kembali ke rotor. Tujuannya
agar menghindari efek air back sehingga meredam suara bising
dari fan ukuran besar.


Teknologi dari fan Noctua bisa saja berbicara
banyak, tetapi apakah efektif digunakan di Indonesia dengan
suhu tropis. Halaman selanjutnya untuk membuktikan kemampuan
fan dari Noctua.