| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
Gigabyte GA-X48T-DQ6 DDR3
Setup BIOS Gigabyte X48T-DQ6 memiliki kontrol seperti multiplier procesor (khusus untuk core Conroe atau lebih tinggi), FSB, PCIe clock, timing memory dan voltage untuk procesor, chip-set, PLL dan lainnya
Ada bagian penting pada BIOS Gigabyte X48T-DQ6 yang membedakan dengan mainboard DDR2. Gigabyte X48T-DQ6 dengan DDR3 memiliki 1 option khusus untuk pemakaian XMP memory. Setting BIOS untuk Extreme memory Profile / XMP hanya berlaku bila dipasangkan dengan memory DDR3 XMP. Bila digunakan jenis memory XMP, maka board akan mengunci kecepatan multiplier procesor serta FSB memory menjadi 400Mhz (default antara 266 atau 333Mhz). Merubah option BIOS standar ke XMP, maka board akan merubah secara otomatis kecepatan procesor dari 333Mhz ke speed 400Mhz (misalnya board mengunakan tipe E8000 dengan FSB 333 / 1333Mhz akan berubah ke FSB 400 / 1600Mhz). Setup tersebut merubah kecepatan dan multiplier procesor secara otomatis tetapi tidak otomatis meningkatkan kecepatan asli dari procesor itu sendiri Tingkat kecepatan 400Mhz ditujukan untuk meningkatkan perbandingan memory sampai 800Mhz atau kecepatan 1600Mhz DDR3 untuk berbanding lurus dengan kecepatan procesor. Uniknya ketika procesor dipacu dengan FSB 400Mhz (dari default 333Mhz), maka multiplier procesor akan terkunci menjadi 7.5X (tergantung dari masing masing multiplier procesor). Seperti tampilan gambar dibawah ini, kecepatan procesor yang diuji adalah E8500, dengan default 3Ghz untuk multiplier 9X ( 333Mhz X 9 = 2.999Ghz) . Ketika procesor mengunakan option XMP memory, maka kecepatan multiplier juga diturunkan menjadi 7 X dengan tambahan 0.5X menjadi 7.5X. Sementara FSB dikunci menjadi 400Mhz agar menghasilkan clock speed memory yang sama seperti procesor awal. Hasilnya kecepatan procesor akan bekerja tetap dengan perkalian 7.5 x 400Mhz menjadi 3Ghz. Karena FSB clock dikunci pada speed 400Mhz, maka memory akan bekerja untuk FSB 800Mhz (DDR-1600). Perubahan setting XMP hanya meningkatkan kinerja board untuk memory, dan board akan dapat membaca setting untuk memory seperti kecepatan latency XMP yang ada.
Setting alternatif kedua adalah Profile1. Setup ini sebagai alternatif untuk mempertahankan kemampuan board dengan fitur pilihan XMP (gambar bawah). Sayangnya fitur alternatif tersebut memang masih kalah cepat dibandingkan setup Auto XMP yang ada.
Intel menempatkan fitur XMP untuk memory DDR3. Tetapi ada kelebihan dan kekurangan dengan kemampuan untuk memory XMP. Kecepatan memory dapat langsung dibaca oleh BIOS bila memory DDR3 memiliki fitur XMP Kelebihan dengan option XMP sangat berdampak pada kinerja computer dibanding pengunakan setting biasa. Kinerja computer lebih meningkat, karena procesor dan memory serta chip-set bekerja pada kecepatan diatas rata rata. Seperti peningkatan dari FSB 333Mhz ke 400Mhz tentu akan meningkatkan kemampuan seluruh hardware. Bandwidth memory menjadi lebih cepat karena bekerja pada clock tinggi, ditambah kinerja procesor lebih responsif. Keuntungan lain dengan memory XMP, penguna Gigabyte X48T-DQ6 tidak perlu melakukan tweak dari latency memory. Karena setting sudah diberikan berapa besaran dari latency yang bisa diterima oleh memory ke sistem BIOS computer. Seperti hasil diteksi dari CPUz, kecepatan procesor E8500 dengan 3Ghz dengan FSB 333Mhz akan dipacu mencapai 400Mhz agar menghasilkan kecepatan untuk memory dengan 400Mhz X 2 =800Mhz atau DDR3-1600.
Kecepatan memory pada FSB 400 atau pengunakan memory PC3-1600 dapat langsung dicapai bila computer dilakukan setup untuk XMP. Hasilnya bandwidth memory mampu melewati 8000MB/s tanpa memerlukan setting manual. Sementara dengan kecepatan procesor yang sama tetapi setting memory tanpa XMP akan lebih rendah dan menghasilkan kecepatan dibawah seting XMP
Sisi kekurangan dengan option XMP pada BIOS. Option XMP hanya diterima bila computer mengunakan tipe memory XMP. Kendala lain adalah masih jarang memory kelas value yang memiliki fitur XMP atau alternatif mengunakan memory premium. Bila penguna computer ingin memacu kecepatan computer dengan overclock. Option XMP akan sulit digunakan, dan lebih baik mengunakan setting manual yang fleksibel. |
|