MSI
865 Neo2 memiliki banyak fitur pada board. Internal board IDE
controller memiliki 2 option. Pertama dengan ICH5 controller
termasuk SATA dan PATA device dan Promise PDC20378 termasuk
sistem RAID. Total terdapat 4 device SATA untuk harddisk. Untuk
perangkat external device sudah memiliki option Firewire dari
VIA chip-set VT 6306. Sama seperti model 875 Neo2, MSI 865 Neo2
juga mengunakan teknologi CoreCell dimana pengaturan
power untuk kecepatan fan dan perangkat lainnya diatur pada
chip ini. Pada gambar paling kanan bawah adalah chip CoreCell
dari penemuan MSI yang sama seperti model Canterwood board i875
Neo.
Untuk
panel belakang tidak berbeda dengan board lainnya. Jack PS/2,
4 USB port, 1 parallel port dan 1 serial port (1 port dihilangkan)
dan Gigabit LAN dari Intel chip-set ethernet dan 2 tambahan
USB port dan multimedia port dengan fungsi analog.
Untuk Fan chip-set juga dibuat tambahan
yang memiliki LED yang akan berkedip pada saat board bekerja.
Cukup menarik untuk pemakaian modding PC dengan MSI 865 Neo2.
Sound
card pada MSI 865 Neo2 kali ini mengunakan chip-set terbaru
dari Cmedia. Mengunakan CMI3793A. Chip ini tergolong baru dan
belum digunakan pada board Canterwood dari artikel sebelumnya.
Untuk fungsi sound card, akan memiliki
output digital dengan RCA maupun optical device. Sound sistem
yang dapat digunakan bagi chip-set CMI ini adalah 6-1 speaker.
Channel speaker memiliki beberapa option yaitu Headphone, 2
channel, 4 channel dan langsung ke 6 channel plus teknologi
Xear 3D sudah dimiliki pada chipset sound card Cmedi CMI 3793A.
Untuk setting BIOS. Setting
DDR memiliki pilihan untuk 200Mhz (P4 800Mhz QPB) dengan 266,
333, 400, Auto serta terakhir untuk 500 dan 532Mhz. Apakah ada
kemampuan DDR memory diatas 400 seperti pada setting ini tentu
belum diketahui. Untuk AGP dan PCI diijinkan mengunci FSB pada
kondisi abnormal FSB CPU atau pada pemakaian overclock. PCI
dan AGP juga dapat dirubah kecepatan mencapai tingkat extreme
yaitu maksimum 151Mhz bila menginginkan kinerja pada AGP dan
PCI menjadi extreme overclock
Untuk setting BIOS memory.
Terlihat lebih agresif untuk tweak memory. Cas Latency hanya
disediakan 3 option yaitu 2, 2.5 dan 3. Untuk Ras Precharge
dengan 2,3,4 dan Ras to Cas delay dengan 2,3,4. Untuk Precharge
Delay disediakan option 5,6,7,8 dan terdapat burst length dengan
4 dan 8.
Untuk Overvoltage. Bagi CPU
dapat meningkat dari standard mencapai maksimum 2.3Volt dengan
stepping 0.0125volt. Untuk DDR juga sangat berbahaya untuk overclock
dengan kondisi normal 2.5Volt dan mencapai tingkat 3.3Volt.
Sama seperti overvoltage memory, pada AGP dimana mengunakan
Voltage 1.5Volt untuk normal dan maksimum 2.2 Volt untuk overvoltage
VGA.
Untuk perangkat tambahan seperti cable
disediakan 4 SATA cable dan 2 power untuk harddisk SATA. Dan
untuk IDE hanya disediakan 1 buah dengan model Round cable.
Paket MSI 865 Neo2 dibuat driver terpisah bagi RAID chip-set
dan tidak termasuk dalam CD driver.
Driver RAID & Cable - MSI 865
Neo2

Bagian menarik. Expansion slot untuk
PCI dibuatkan 3 buah. Pertama tambahan output untuk audio dari
Digital dan analog output, dan 3 Firewire port dengan 1 buah
kecil dan 2 port . Dan paling atas adalah 2 tambahan USB dengan
LED debug. Fungsi LED debug ini dapat memberikan informasi langkah
langkah mainboard ketika sedang melakukan start atau boot. MSI
menyebutkan sebagai D-Bracket 2 yang memberikan 16 kombinasi
kondisi yang sedang dijalankan mainboard. Dan akan membantu
user untuk mengetahui kesalahan atau terjadi hang bila board
mendadak macet.
External PCI slot device- MSI 865
Neo2 (Top D-Breaket 2)

Capture Sisoft Info - mainboard info

-
Processor : Intel P4 3C-HT
unlock (3Ghz)
-
Fan : Zalman Heatsink
-
Memory : Corsair TwinX
PC3200 LL 1GB (512MB Intall Pair)
-
VGA : MSI GeForce FX 5600
AGP 8X
-
Power : Antec True Power
480
-
Harddisk :Seagate 80GB
Barracuda IV
-
Driver : Direct X 8.1,
Detonator 43.45 , OS WinXP. Sisoft Sandra , CPUmark99, WCPUID,
Lame MP3 Encoder, TMPGenc, 3Dmark02 , Final Fantasy
Test Bed

| Pengujian dengan Intel P4 3C HT 800QPB |
Capture WCPUID Intel P4 3.0Ghz
FSB 215 Mhz Overclock @ 3.24Ghz

Test Benchmark
|
FSB MHz
|
CPU Dhrystone
|
Integer3Dnow
|
Memory (MB/sec)
|
Lame x
|
CPUMark 99
|
|
CPU Dhry stone
|
FPU Whet stone
|
CPU
|
FPU
|
CPU
|
FPU
|
|
Dual Channel 2-2-5-2
|
|
200
|
9174
|
5213
|
13891
|
22131
|
4651
|
4631
|
30.97
|
203
|
|
Dual Channel SPD
|
|
210
|
9638
|
6053
|
14549
|
23094
|
4807
|
4756
|
31.00
|
212
|
|
Dual Channel SPD Overvoltage
|
|
215
|
9883
|
6206
|
14964
|
23748
|
4935
|
4920
|
31.88
|
216
|
|
FSB MHz
|
TMPGenc (<) Second
|
PCMark CPU
|
PCMarkMem
|
3Dmark
|
Final fantasy
|
|
Dual Channel 2-2-5-2
|
|
200
|
2:35
|
7441
|
8861
|
11295
|
5061
|
|
Dual Channel SPD
|
|
210
|
2:34
|
7737
|
9073
|
11185
|
5050
|
|
Dual Channel SPD Overvoltage
|
|
215
|
2:31
|
7940
|
9284
|
11301
|
5132
|
Graphic Intel P4 3.0Ghz @ 3.800QPB FSB 215
Mhz- Sisoft Sandra

Graphic Intel P4 3.0Ghz 800QPB FSB 215 Mhz-
3D aplication test

Graphic Intel P4 3.0Ghz 800QPB FSB 215 Mhz
- PCmark

Capture Sisoft Intel P4 3.0Ghz FSB 215 Mhz
Overclock @ 3.24Ghz

Capture 3Dmark Intel P4 3.0Ghz FSB 215 Mhz
Overclock @ 3.24Ghz

Capture CPUmark Intel P4 3.0Ghz FSB 215 Mhz
Overclock @ 3.24Ghz

MSI 865 Neo2 memiliki beberapa fitur
berbeda dengan seri Springdale board lain. Mengunakan Cmedia
sound card, debug LED, RAID serta teknologi CoreCell seperti
seri Neo dengan i875 (Canterwood board). Untuk kemampuan board
mengharuskan memiliki memory dengan dual channel plus high
performance memory. Menarik pada D-Bracket 2 LED debug
yang dapat memberikan informasi langkah langkah yang sedang
dikerjakan oleh mainboard. Informasi ini berguna bila suatu
ketika board macet dan user dapat mengetahui pada langkah
pemeriksaan apa board berhenti bekerja dan dapat diambil langkah
perbaikan. LED debug ini sangat berguna bila pemakaian board
untuk overclock dan mengetahui dimana terjadi kegagalan hardware.
Nilai positif lain, untuk kecepatan DDR masih cukup mengunakan
PC2700 disamping kemampuan PC3200. Dengan P4 533Mhz sempat
dicoba untuk kemampuan maksimum PC2700 dan memiliki bandwidth
3.3GB/s atau setara dengan Rambus. Dan setting SPD dengan
DDR400 mampu mencapai kecepatan 4.9GB/s dari informasi Sisoft
Sandra.
Nilai Negatif (need high speed memory).
Untuk menampilkan kemampuan MSI 865 Neo2 bukan hal mudah.
Pada test dengan kecepatan DDR 400 dual channel, board memang
menjadi agresif untuk memory dengan mengunakan setting BIOS
2-5-2-2. Sayangnya, ketika overclock diatas FSB 210 Mhz kebutuhan
memory menjadi kendala. Setting dengan Corsair memorh diharuskan
mengunakan kecepatan lebih rendah. Hasilnya performa board
juga ikut menurun. Untuk test 3D , score angka overclock dengan
standard running board dengan tweak memory menghasilkan angka
lebih tinggi sedangkan untuk overclock dan memory SPD menjadi
lebih rendah dengan kecepatan FSB plus 10MHz lebih tinggi
. Betul bila dilakukan overclock kecepatan bandwidth memory
meningkat lebih tinggi, sayangnya Latency yang tinggi dengan
setting SPD untuk overclock juga ikut memperlambat kinerja
board. Untuk standard boleh dikatakan sempurna, dan tweak
memory menjadi kunci kemampuan board ini bekerja optimal Sampai
artikel ini direlease, MSI masih merevisi BIOS untuk MSI 865
Neo2.
Untuk pendapat MSI 865 Neo2 lebih
memiliki nilai ekonomis. Walaupun sulit untuk melakukan overclock
yang lebih tinggi dengan FSB 215Mhz bagi P4 800QPB, nyatanya
tweak memory dengan kinerja standard cukup memposisikan MSI
865 Neo2 dengan score tinggi. Masih ditunggu untuk penyempurnaan
BIOS pada board ini
High-end board, Good performance
with 3D

www.msi.com.tw