|
Memberikan
thermal greese pada permukaan CPU
Permukaan
pada Heatsink dan CPU sebenarnya tidak 100 % merata, sehingga
harus diberikan thermal greese pada kedua permukaan tersebut.
Pada processor yang bekerja standard, panas yang dihasilkan dapat
diserap pada permukaan heatsink yang di dinginkan oleh fan. Pada
kondisi Overclock terkadang panas pada permukaan CPU meningkat
dan kondisi tersebut terkadang menjadi ekstrim dan membuat CPU
menjadi langsung hang atau setelah bekerja beberapa waktu menjadi
hang karena peningkatan panas tidak dapat diserap secara baik
oleh heatsink.
Penyebab
dari panas CPU yang tidak dapat ditekan oleh heatsink atau disebabkan
udara dari fan tidak mencukupi arus udara untuk mendinginkan heatsink
menyebabkan CPU overheating dan dapat berhenti bekerja karena
mulfunction.
Tetapi
bila Fan sudah dirasakan cukup kencang dalam memberikan udara
tetapi temperature dirasakan masih tetap tinggi, salah satu penyebabnya
dimungkinkan oleh permukaan heatsink dan CPU tidak menempel secara
merata. Sebenarnya dalam kenyataan tidak ada heatsink yang 100%
menempel secara rata pada permukaan CPU dan Heatsink. Hanya 60
sampai 90% permukaan saja yang dapat menyerap panas dan dapat
dihantarkan pada oleh heatsink untuk diserap atau didinginkan
oleh heatsink. Gap atau adanya permukaan heatsink yang tidak merata
ini yang yang menyebabkan temperature CPU diatas normal, atau
walaupun sudah mengunakan fan dan heatsink besar tetapi temperature
tidak dapat ditekan semaksimal mungkin.
Untuk
menekan masalah permukaan yang tidak merata dapat digunakan chemical
yang disebut thermal greese. Thermal greese umumnya berbentuk
Gel yang dioleskan pada permukaan CPU dan heatsink. Sisi kosong
yang tidak dicover antara permukaan heatsink dan CPU dapat di
isi oleh thermla greese tersebut. Sehingga seluruh permukaan CPU
dan heatsink dapat menempel menjadi satu.

Gel
Thermal greese jenis ini dapat menempelkan seluruh permukaan CPU
dan Heatsink sehingga panas yang dikeluarkan dari CPU dapat diserap
.
Sifat
dari thermal greese sendiri tidak 100% menyerap tetapi terdapat
selisih 3% dari kondisi 100% permukaan. Karena sifat gel ada cairan
padat dan bukan bahan logam padat, penyerapan panas dilakukan
hanya mencapai 97% dari seluruh permukaan yang telah diberikan
thermal greese. Tetapi dengan thermal greese akan mendapatkan
kondisi 97% panas pada CPU dapat diserap dan dilepaskan oleh heatsink.
Pada percobaan Pentium III 500 E coopermine temperature terditeksi
pada 33 deg.C dengan thermal greese hanya 30 deg.C. Untuk O/C
667MHz tanpa mengunakan thermal greese, temperature terditeksi
pada 35 deg.C. Dan pada pengunaan thermal greese terditeksi konstan
pada 31.5deg.C. Pada praktek dapat terlihat bahwa manfaat thermal
greese memang dapat menekan temperature CPU walaupun tidak mencapai
100% , tetapi mengurangi dari friksi maksimum 80% yang dicapai
pada penempelan heatsink CPU tanpa thermal greese. Temperature
CPU akan terlihat lebih rendah dibandingkan tanpa pengunaan thermal
greese
|