| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
Tweak Memory untuk Overclock, 5 Sep 06 Page 1 : Intro page 2: Compare speed & result
Kecepatan memory dibedakan antara Speed seperti memory DDR2 dengan PC4300 (533Mhz), PC5400 (66&), PC8500 (1066Mhz), dan Latency yang dikenal urutan 4 angka seperti 5-5-5-15. Baik memory module Premium dan Generic / OEM Brand mengeluarkan kecepatan yang berbeda. Memory Premium umumnya dibedakan dengan latency dan toleransi kecepatan lebih tinggi. Semakin kecil angka latency memory maka akan semakin mahal. Pilihan memory Premium membuat computer lebih responsif. Tetapi module memory Premium untuk DDR2 juga membutuhkan standard voltage berbeda (dikenal dengan nama VDIMM). Misalnya memory Generic atau bermerek tipe OEM merekomendasikan pemakaian voltage standard antara 1.6V - 1.9V. Sedangkan memory Premium membutuhkan voltage minimal antara 1.8V - 2.5V atau lebih tinggi lagi. Memory premium juga memiliki pengaman dalam bentuk heatsink. Memory module ditutupi dengan pendingin agar tidak terlalu panas bekerja karena voltage yang digunakan memang lebih besar. Kebutuhan voltage berbeda tersebut memang mutlak digunakan untuk kelas Premium. Maklum saja, kecepatan dari memory Premium biasanya diatas kecepatan standard memory Generic. Yang menjadi pertanyaan, apakah memory berkecepatan tinggi memang memiliki performa lebih baik dibandingkan memory standard. Atau memory Premium dapat meningkatkan kinerja PC secara keseluruhan.
Bila sebuah computer mengunakan memory berlatency rendah seperti memory premium, akan membuat computer terasa bekerja lebih cepat, lebih nyaman. Banyak komentar mengatakan, ketika di click pada icon aplikasi maka aplikasi langsung akan terbuka dilayar Windows. Cara menganalisa ini ada benarnya, karena memory dengan latency rendah seperti memory Premium memiliki respon lebih cepat. Tetapi kebutuhan pemakaian memory terkadang digabung dengan mempercepat kinerja procesor misalnya dengan overclock. Yang menjadi pertanyaan, apakah memory yang bekerja lebih responsif atau procesor dengan overclock membuat aplikasi lebih cepat. Ada beberapa point dengan pemakaian memory agar mempercepat computer :
Dari 3 point diatas kami mencoba mengkombinasikan, apakah dampak kecepatan memory juga berdampak pada performa PC.
Kami mengunakan spesifikasi dibawah ini :
Test tweak dengan kecepatan procesor yang ditingkatkan dari FSB 266Mhz ke overclock 333Mhz dan 366Mhz dan kombinasi 4 test berbeda. Kecepatan procesor akan dipacu dari Core 2 Duo E6600 berkecepatan 2.4Ghz akan mencapai kecepatan 3Ghz dengan FSB 333Mhz dan 3.3Ghz dengan FSB 366Mhz. Multiplier memory juga dimainkan agar berada antara kecepatan DDR 667 - 1100Mhz. Untuk menjaga kestabilan memory bekerja, VDIMM memory langsung dikunci dengan penambahan power VDIMM dengan +0.575V
Bila anda melihat hasil test dibawah ini, anda dapat melihat perbedaan dari kecepatan satu buah memory tetapi dengan kombinasi latency dan speed yang diatur pada BIOS secara manual
Dibawah ini adalah 2 gambar capture dari kecepatan memory dan overclock procesor :
Tentu ada pertanyaan, apakah bandwidth yang terlihat semakin tinggi akan membuat computer lebih cepat. Atau latency adalah pilihan terbaik untuk mengunakan computer lebih nyaman. Untuk itu pada artikel ini dicoba beberapa kombinasi dan melihat hasil test seberapa cepat peningkatan yang didapat dengan memainkan multiplier, kecepatan memory dan latency.
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||