|
Mengaktifkan Hibernate dan Stand-by
Pilihan kedua adalah Stand-by. Pilihan Stand-by memiliki
cara kerja berbeda dengan shutdown ala Hibernate. Karena computer tidak
benar benar sleep karena data sementara disimpan didalam memory computer.
Sistem Stand-by tidak mematikan computer secara keseluruhan, tetapi
membiarkan data tetap aktif didalam computer dan computer dibuat beku
untuk sementara waktu tertidur sampai dipanggil kembali.
Pilihan Stand-by umumnya dipilih bila seseorang
ingin menonaktifkan computer atau mematikan sementara waktu, atau disebut
sebagai deep sleep.
Ada 2 sistem yang perlu diperhatikan, karena
Stand-by mode harus diaktifkan dari sistem BIOS dengan mengaktifkan
ACPI. 2 cara berbeda untuk mode stand-by yaitu S1 dan S3. Karena sistem
ACPI diatur oleh BIOS dan setting sistem ACPI tergantung pilihan ketika
awal computer diaktifkan. Dibawah ini perbedaan dari pilihan ACPI mode
antara S1 dan S3 :
S1 mode adalah sistem mainboard akan
mematikan computer hanya sistem computer yang terhubung dengan mainboard.
Tetapi tidak mematikan power pada computer. Seluruh fan dan perangkat
lain yang terhubung dengan power supply tetap dalam kondisi menyala.
S3 mode adalah sistem mainboard mematikan
seluruhnya termasuk power supply. Sehingga perangkat yang terhubung
dengan power supply juga ikut mati. Windows menyatakan sistem ini sebagai
Deep Sleep. Artinya computer tertidur dan supply power dibuat seminimal
dan hanya mencukupi bagian power memory sebagai penyimpan data aplikasi
sementara.
Untuk mengaktifkan pilihan ACPI antara S1
dan S3 dapat dilihat pada setup BIOS dibawah ini.

Untuk mengaktifkan Standby, anda cukup kembali
ke bagian power option dan melakukan setting waktu dibagian System Standby.

 |
Perbedaan antara Hibernate dan Standby mode
|
 |
|