Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

 

Mengaktifkan Hibernate dan Stand-by

 

Pilihan kedua adalah Stand-by. Pilihan Stand-by memiliki cara kerja berbeda dengan shutdown ala Hibernate. Karena computer tidak benar benar sleep karena data sementara disimpan didalam memory computer. Sistem Stand-by tidak mematikan computer secara keseluruhan, tetapi membiarkan data tetap aktif didalam computer dan computer dibuat beku untuk sementara waktu tertidur sampai dipanggil kembali.

Shutdown via Stand-by

Pilihan Stand-by umumnya dipilih bila seseorang ingin menonaktifkan computer atau mematikan sementara waktu, atau disebut sebagai deep sleep.

Ada 2 sistem yang perlu diperhatikan, karena Stand-by mode harus diaktifkan dari sistem BIOS dengan mengaktifkan ACPI. 2 cara berbeda untuk mode stand-by yaitu S1 dan S3. Karena sistem ACPI diatur oleh BIOS dan setting sistem ACPI tergantung pilihan ketika awal computer diaktifkan. Dibawah ini perbedaan dari pilihan ACPI mode antara S1 dan S3 :

S1 mode adalah sistem mainboard akan mematikan computer hanya sistem computer yang terhubung dengan mainboard. Tetapi tidak mematikan power pada computer. Seluruh fan dan perangkat lain yang terhubung dengan power supply tetap dalam kondisi menyala.

S3 mode adalah sistem mainboard mematikan seluruhnya termasuk power supply. Sehingga perangkat yang terhubung dengan power supply juga ikut mati. Windows menyatakan sistem ini sebagai Deep Sleep. Artinya computer tertidur dan supply power dibuat seminimal dan hanya mencukupi bagian power memory sebagai penyimpan data aplikasi sementara.

Untuk mengaktifkan pilihan ACPI antara S1 dan S3 dapat dilihat pada setup BIOS dibawah ini.

Untuk mengaktifkan Standby, anda cukup kembali ke bagian power option dan melakukan setting waktu dibagian System Standby.

Perbedaan antara Hibernate dan Standby mode