Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com


27 Apr 02

Arkua 868S-7G

Feature :

  • Disain dengan grill blade.
  • Bahan dasar dengan copper/Tembaga dan pendingin dengan aluminium blade. Inti copper menembus sampai setengah badan heatsink
  • Kemampuan fan 4.500RPM dengan ukuran 70mm
  • Penyambungan body Heatsink aluminium dengan tengah copper dibuat permanen.
  • Pemasangan fan kurang dari 15 detik
  • Tipe suara medium noise
  • Jack internal fan 3 wire ball baring
  • Ukuran body fan dinilai medium dan fit pada P4 378

 

Arkua 868S-7G untuk Socket 478
Dimensi 97x95x55mm
Berat 372 gram
Heatsink
Dimensi 83x71x36mm
Material AL6063-T5
Core copper Tembaga
Fan
Brand Innovative
Dimensi 70x70x15mm
Sistem Bearing Ball Bearing
Power 12 Volt / 0.28A
Speed 4.500 RPM +/- 10%
Noise 39 dB
Air Press 36.3 CFM

 

Arkua dari www.arkua.com.tw dengan HSF socket 378 untuk P4. Juga mengunakan bahan Aluminium AL6063-T5 dan bahan heatsink membedakan dari heatsink dengan aluminium biasa. Pada bentuk blade atau sirip pendingin dibuat keluar dan mengarah ke segala sudut. Disain ini bertujuan untuk memaksimalkan tekanan udara pada sirip pendingin untuk menurunkan temperature pada bidang media tembaga ditengah heatsink.

Arkua 868S-7G

 

Setelah membuka heatsink dan melepas bagian demi bagian, tampak dalam dari Arkua 868S-7G dengan disain ruang kosong ditengah heatsink. Pada bagian dibawah fan terlihat tonjolan penekan dari stainless steel. Tekanan pada tuas heatsink akan menekan satu titik yang menekan body heatsink kebawah. Tujuannya, untuk membuat tekanan merata pada titik tengah heatsink dan arah tekanan heatsink juga berdampak pada meratanya bidang yang ditutupi pada dasar heatsink ke permukaan processor/CPU.

Arkua 868S-7G detail

Tampak detail bagian utuh heatsink. Pada sisi kiri adalah bagian bawah heatsink dengan titik tengah tembaga akan menyentuh kepala CPU. Sedangkan bagian kanan sebagai sisi atas dengan setengah bagian dari tembaga tampak menembus keluar.

Sisi kiri bagian bawah, dan sisi kanan bagian atas heatsink

 

Untuk instalasi. Dicoba dengan urutan waktu kurang dari 15 detik. Setelah meletakan heatsink, disusul oleh pengait dengan fan yang cukup ditekan ke pengait pada bagian processor. Proses selanjutnya setelah seluruh pengait terpasang dengan baik, maka tuas penjepit diturunakan dan tekanan pada heatsink akan menekan kebagian kepala CPU. Tahap terakhir ini, maka heatsink sudah siap digunakan..

Pemasangan pada Soyo P4I

Pemasangan pada ABIT BD-7

 

Pengujian Heatsink

Standar pengujian

  • Open casing
  • ABIT BD-7
  • P4 1.6A Vcore 1.5volt, P4 1.6A overclock 2.13GHz Vcore 1.6volt
  • VGA : Pixel View GeForce 4 Ti 4400 128MB
  • Stress software 3Dmark 2001 SE Loop benchmark 1600X1200 32bit color
  • Stress software Prime95
  • Stress software Winamp plus 3D depth effect
  • Thermal Grease : Artic Silver 2
  • Sensor Monitor : Hardware Sensor Monitor
  • Sensor Chip-set : Winbond W83627HF-AW (Figure temp from Sensor software)
ARKUA 868-7G Temp. Deg.C
CPU Speed
1.6A @ 1.600Mhz
1.6A @ 2.130Ghz
CPU Voltage
1.5volt
1.6 volt
FSB
100Mhz
133Mhz

Idle

45

46.5

Strees

50.5.

54.5

 

Data log capture temperature P4 1.6A (100X16) Vcore 1.5volt

Data log capture temperature P4 1.6A @ 2130 (133X16) Vcore 1.6volt

 

Result


Arkua 868S-7G dengan kekuatan fan 4.500RPM sudah dirasakan cukup. Kemampuan ini tidak akan menambah tingkat noise yang berlebihan. Karena putaran fan 4.500RPM masih dianggap sebagai batas wajar pada pemakaian cooling CPU. Modifikasi dengan 60 X 60mm fan 7000RPM tidak merubah turunnya temperature dan hanya menambah noise dari fan. Disain standard ini sudah terbaik dan efektif.

Untuk model, The best design untuk pendapat cooling ini, kemudahan pemasangan clip serta bahan body heatsink sangat serius dibuat oleh Arkua, kemudahan dari memasang clip, kekuatan speed pada fan serta bahan dari Heatsink ini sendiri sudah lebihd dari cukup..

Untuk kinerja, Arkua 868S-7G menjadi the best power untuk pendinginan cooling sistem. Hasil test dengan stock fan, dapat berbeda sampai 2 Deg.C dengan pemakaian standard dan oveclock.