Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com


27 Mar 02

Artic Silver 2

 

Thermal Compound dari bahan micronized silver

Feature :

  • Bahan :99.8% pure micronized silver
  • 8.0 W/m*K
  • Fungsi sebagai penghantar panas compound heatsink ke CPU
  • 70-80 % berisikan silver
  • Pemakaian temperature -40 -> 150Deg.C
  • Ukuran : 3 gram.

Kondisi yang sangat menjengkelkan bila sedang mengunakan computer mendadak terjadi hang. Khususnya pada pemakain CPU dari produk AMD yang memiliki panas mencapai 55 deg.C dengan heatsink standard. Salah satu penyebabnya adalah panas processor yang berlebihan membuat processor tidak stabil. Upaya ini dapat ditekan dengan pemakaian Thermal Compound dari Artic Silver.

Bisa dibayangkan sebuah kepala processor yang besarnya tidak lebih dari 1 1/2 centimeter dengan temperature yang tinggi akibat proses didalamnya harus melepas panas ke heatsink pendingin. Lebar penampang pada bagian atas yang kecil ini harus dibuat efektif untuk mengantarkan panas tentunya. Dengan Artic silver penurunan panas memang belum terlalu besar bila dibandingkan mereka yang memakai computer di daerah yang lebih dingin. Khusus untuk daerah tropis dengan kisaran temperatur mencapai lebih dari 30 deg.C dapat membuat processor kepanasan bahkan mencapai 55 deg.C.

Artic silver 2 adalah thermal compound pelapis pada kepala processor dengan heatsink. Cairan dengan sifat padat berfungsi sebagai konduktor pada penghantar panas antara permukaan processor agar dapat menghantarkan panas lebih besar untuk mendinginkan processor dari heatsink. Untuk pemakaian cukup dioleskan pada permukaan CPU sedikit saja, untuk sebuah tabung dapat dipakai pada 10 processor dengan kepala ukuran besar dan lebih dari 15 untuk processor dengan kepala berukuran kecil.

Artic Silver sebagai penghantar panas sangat efektif menekan laju panas CPU dibawah 2 deg.C. Apalagi bagi mereka yang mengunakan processor dengan kecepatan tinggi dan mengunakan lebh dari 5 jam, maka Artic silver dapat membantu serta menghindari terjadinya hang pada computer. Beberapa site memang mereview untuk Artic Silver, tetapi kondisi di Indonesia sangat berbeda dan lebih extreme dengan suhu udara mencapai 30 deg.C tentu membuat processor bekerja dalam kondisi yang lebih panas.

Pengujian thermal compound

Standar pengujian

  • Open casing
  • Processor AMD XP 1.6Ghz @ 1900+
  • Heatsink : Globalwin FOP38 modifikasi Fan Mitsubishi (medium noise)
  • Soyo Dragon plus AMD KT266a
  • Prime95 dan 3Dmark 2001se / 5 loop bersamaan (Test stress processor)
Test AS 2
CPU Voltage
1.85 Volt
1.85 Volt
1.85 Volt

FSB CPU

139
148
151

CPU Speed

1700+
1800+
1900+

Standard compound / deg.C

BIOS

-
-
-

OS idle

45
-
-

OS load

47
-
-

Artic silver 2 / deg.C

BIOS

-
-
-

OS idle

44
45
46

OS load

45
45
46

 

Result

Artic silver 2 terbukti menurunkan panas pada processor secara umum mencapai 2 deg.C pada suhu Indonesia. Efektifnya sebagai media penghantar panas akan menjaga suhu processor dibawah rata rata thermal compound standard. Pada test kecepatan 151Mhz masih dikisaran 46deg.C sedangkan pada pemakaian compound biasa saja sudah mencapai 47 deg.C pada kecepatan 139Mhz.

Yang pasti, beberapa report sudah membuktikan ketangguhan Artic silver 2 dengan menjalankan computer diatas 8 jam. Umumnya pada PC yang mengunakan bahan compound biasa pada heatsink akan terjadi hang. Tetapi dengan Artic silver 2 , hal ini demikian tidak terjadi, dan temperature processor dapat bekerja pada suhu stabil.