Artic
Silver 2

Thermal
Compound dari bahan micronized silver
Feature
:
- Bahan
:99.8% pure micronized silver
- 8.0
W/m*K
- Fungsi
sebagai penghantar panas compound heatsink ke CPU
- 70-80
% berisikan silver
- Pemakaian
temperature -40 -> 150Deg.C
- Ukuran
: 3 gram.
Kondisi yang sangat menjengkelkan bila sedang mengunakan computer
mendadak terjadi hang. Khususnya pada pemakain CPU dari produk
AMD yang memiliki panas mencapai 55 deg.C dengan heatsink
standard. Salah satu penyebabnya adalah panas processor yang
berlebihan membuat processor tidak stabil. Upaya ini dapat
ditekan dengan pemakaian Thermal Compound dari Artic Silver.
Bisa
dibayangkan sebuah kepala processor yang besarnya tidak lebih
dari 1 1/2 centimeter dengan temperature yang tinggi akibat
proses didalamnya harus melepas panas ke heatsink pendingin.
Lebar penampang pada bagian atas yang kecil ini harus dibuat
efektif untuk mengantarkan panas tentunya. Dengan Artic silver
penurunan panas memang belum terlalu besar bila dibandingkan
mereka yang memakai computer di daerah yang lebih dingin.
Khusus untuk daerah tropis dengan kisaran temperatur mencapai
lebih dari 30 deg.C dapat membuat processor kepanasan bahkan
mencapai 55 deg.C.
Artic
silver 2 adalah thermal compound pelapis pada kepala processor
dengan heatsink. Cairan dengan sifat padat berfungsi sebagai
konduktor pada penghantar panas antara permukaan processor
agar dapat menghantarkan panas lebih besar untuk mendinginkan
processor dari heatsink. Untuk pemakaian cukup dioleskan pada
permukaan CPU sedikit saja, untuk sebuah tabung dapat dipakai
pada 10 processor dengan kepala ukuran besar dan lebih dari
15 untuk processor dengan kepala berukuran kecil.
Artic
Silver sebagai penghantar panas sangat efektif menekan laju
panas CPU dibawah 2 deg.C. Apalagi bagi mereka yang mengunakan
processor dengan kecepatan tinggi dan mengunakan lebh dari
5 jam, maka Artic silver dapat membantu serta menghindari
terjadinya hang pada computer. Beberapa site memang mereview
untuk Artic Silver, tetapi kondisi di Indonesia sangat berbeda
dan lebih extreme dengan suhu udara mencapai 30 deg.C tentu
membuat processor bekerja dalam kondisi yang lebih panas.