| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
Cooler Master Aero 7, 23 Apr 02Feature :
Cooler Master Aero 7 - Packaging
Cooler Master Aero 7 memiliki disain unik pada jenis fan. Mengunakan blower dengan kecepatan putaran antara 2000-4500RPM dan dapat disesuaikan kecepatan pada RPM fan. Pertama untuk body heatsink. Mengunakan bahan tembaga murni dengan sisi bagian bawah sama dengan seri Everest atau Fujiyama dari P4 heatsink Cooler Master. Pada flip juga dibuat dengan 3 lubang pada masing masing tepi penjepit. Mengapa, karena total heatsink ini melebihi dari 1/2kg dan memungkinkan mematahkan socket bila mengunakan 1 buah lubang pada penjepit socket. Dengan 3 lubang yang menahan pada socket CPU tentu beban tekanan dari flip heatsink akan lebih rendah dan terbagi pada 6 lubang socket yang ada. Untuk blower dikatakan unik. Disain pada Cooler Master Aero 7 mengandalkan tekanan pada udara semaksimal dan seluas mungkin untuk pendingin body hetasink. Bila fan dengan titik tengah motor, secara penuh kekuatan fan hanya akan mendinginkan bagian tepi dari dasar heatsink. Sedangkan bagian tengah heatsink tidak terkena tekanan udara dingin yang dimasukan oleh fan. Working Principle Blower VS standard Fan - Aero 7
Untuk fan control disediakan 2 option pemasangan breaket untuk potensiometer. Pertama untuk drive 3.5 inch dan dapat ditempatkan pada front panel case atau ditempatkan pada PCI slot dibelakang case. Terserah manay yang lebih mudah dijangkau untuk pemasangan control ini. Seluruh perlengkapan pada Cooler Master Aero 7 dapat dilihat pada gambar dibawah ini termasuk screw dan thermal grease gratis. Full body Cooler Master Aero 7
Bottom Cooler Master Aero 7 Cooler Master Aero 7 dikatakan unik, karena tidak ada lagi udara yang tertahan oleh motor karena motor blower sendiri terletak diatas dan udara langsung masuk dari sisi blower menekan kedalam heatsink. Pada gambar dibawah terlihat lubang blower yang langsung memasukan udara kedalam heatsink. Untuk kecepatan RPM pada blower. Dapat diatur oleh sebuah potensimeter untuk memperlambat atau mempercepat putaran fan. Dan pemakaian power fan juga cukup besar dan mencapai 1.2A. Dan Cooler Master memecah cable dari power jack dengan RPM control untuk mainboard sebagai pengaman dan power diambil langsung dari power supply. Cooler Master Aero 7 - Blower exhaust
Cooler Master Aero 7 - Heatsink
Standar pengujian
Sensor 1- Test bed CPU AMD XP 1700+
Cooler Master Aero 7-
Ambient Temperature before test - PC power off
Cooler Master Aero 7 Full speed blower fan performance
Untuk kemampuan heatsink Cooler Master Aero 7 sangat baik. Terlebih pemakaian blower untuk maksimum tekanan udara pada heatsink akan mencover seluruh dasar heatsink. Untuk test hasil terbaik dipastikan dengan memaksimumkan kecepatan fan pada putaran diatas 4000RPM. Hanya tidak akan jauh berbeda bila fan mengunakan putaran sekitar 3500RPM dan berselisih 3 deg.C tanpa mengorbakan telinga pemakai. Untuk putaran diatas 4000RPM dipastikan suara dari blower akan menganggu, karena pada putaran ini benturan udara yang terjadi pada fan tidak dapat lagi dihindari dan menimbulkan noise dari air back disamping suara dari motor fan yang juga meningkat lebih keras. Rekomendasi untuk kecepatan fan, sangat baik untuk kemampuan dengan putaran 3000-4000RPM bagi fan. Pada tingkat kecepatan ini memang masih akan terdengar suara pada blower, tetapi masih dapat diterima dengan kemampuan heatsink untuk pendingin dan menghindari efek kebisingan dibandingkan kecepatan diatas 4000RPM. Untuk saran terakhir, bila mengunakan heatsink Cooler Master Aero 7. Sebaiknya memiliki case dengan ketebalan yang lebih besar. Cooler Master Aero 7 memiliki body yang cukup tinggi. Dan disarankan menambahkan inlet dan outlet pada fan case untuk meningkatkan putaran udara didalam case dan putaran fan Cooler Master Aero 7 dapat terbantu untuk pemakaian RPM yang lebih rendah.
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||