Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

Cooler Master Aero 7, 23 Apr 02

Feature :

  • Disain dengan full body copper heatsink
  • Fitur heatsink dengan blower fan
  • Disebut high flow fan dengan sistem blower untuk maksimum air pressure
  • Memiliki tingkat kecepatan RPM fan yang dapat disesuaikan
  • Kontrol via potensi
  • Potensiometer breaket 3.5" drive bay dan PCI slot panel
Spesifikasi - Aero 7 / Aero 7+ ( ASB-V73 series)
Fan Dimension 71 x 71 x 38 mm / 80 x 80 x 51 mm
Fan teknologi 70 x 70 x 70 mm / 80 x 80 x 70 mm
Rated Voltage 12 Volt DC
Speed(RPM) 1900~4500 rpm / 1900~4500 rpm Adjustable
Air Flow 10.9~26.9 CFM / 10.9~26.9 CFM
Air Pressure 2.9~20.3mm H2O / 2.9~20.3mm H2O
Heatsink Copper Skived Fin / Copper Skived Fin
CPU Socket A - AMD dan PIII

 

Cooler Master Aero 7 - Packaging

 

Cooler Master Aero 7 memiliki disain unik pada jenis fan. Mengunakan blower dengan kecepatan putaran antara 2000-4500RPM dan dapat disesuaikan kecepatan pada RPM fan.

Pertama untuk body heatsink. Mengunakan bahan tembaga murni dengan sisi bagian bawah sama dengan seri Everest atau Fujiyama dari P4 heatsink Cooler Master. Pada flip juga dibuat dengan 3 lubang pada masing masing tepi penjepit. Mengapa, karena total heatsink ini melebihi dari 1/2kg dan memungkinkan mematahkan socket bila mengunakan 1 buah lubang pada penjepit socket. Dengan 3 lubang yang menahan pada socket CPU tentu beban tekanan dari flip heatsink akan lebih rendah dan terbagi pada 6 lubang socket yang ada.

Untuk blower dikatakan unik. Disain pada Cooler Master Aero 7 mengandalkan tekanan pada udara semaksimal dan seluas mungkin untuk pendingin body hetasink. Bila fan dengan titik tengah motor, secara penuh kekuatan fan hanya akan mendinginkan bagian tepi dari dasar heatsink. Sedangkan bagian tengah heatsink tidak terkena tekanan udara dingin yang dimasukan oleh fan.

Working Principle Blower VS standard Fan - Aero 7

Untuk fan control disediakan 2 option pemasangan breaket untuk potensiometer. Pertama untuk drive 3.5 inch dan dapat ditempatkan pada front panel case atau ditempatkan pada PCI slot dibelakang case. Terserah manay yang lebih mudah dijangkau untuk pemasangan control ini. Seluruh perlengkapan pada Cooler Master Aero 7 dapat dilihat pada gambar dibawah ini termasuk screw dan thermal grease gratis.

Full body Cooler Master Aero 7

 

Bottom Cooler Master Aero 7

Cooler Master Aero 7 dikatakan unik, karena tidak ada lagi udara yang tertahan oleh motor karena motor blower sendiri terletak diatas dan udara langsung masuk dari sisi blower menekan kedalam heatsink. Pada gambar dibawah terlihat lubang blower yang langsung memasukan udara kedalam heatsink.

Untuk kecepatan RPM pada blower. Dapat diatur oleh sebuah potensimeter untuk memperlambat atau mempercepat putaran fan. Dan pemakaian power fan juga cukup besar dan mencapai 1.2A. Dan Cooler Master memecah cable dari power jack dengan RPM control untuk mainboard sebagai pengaman dan power diambil langsung dari power supply.

Cooler Master Aero 7 - Blower exhaust

 

Cooler Master Aero 7 - Heatsink

 

Pengujian Heatsink

Standar pengujian

  • Open case
  • Power : Antec 480 watts
  • Mainboard : Gigabyte GA-7VAXP
  • CPU : AMD XP 1700+ Vcore standard 1.75Volt
  • VGA : MSI 4680 SE
  • Stress software 3Dmark 2001 SE , Prime95, Winamp run together
  • Thermal Grease : Artic Silver 3
  • Sensor : Digital Thermometer
  • Ambient : 31-32 Deg.C room temp without AC

 

Sensor 1- Test bed CPU AMD XP 1700+

Cooler Master Aero 7

CPU Speed
Fan Speed
Temp Sensor 1 CPU
Temp Sensor 2 Heatsink body
CPU Voltage
RPM +/-
Deg.C
Deg.C

Ambient

0
31.9
31.6

Idle

1917
47.4
42.4

Load

1917
51.6
44.8

Load

3000
48.5
41.9

Load

3500
47.5
40.8

Load

4000
46.5
40.3

Load

4600
46.3
39.4

 

Cooler Master Aero 7-

 

Ambient Temperature before test - PC power off

 

Cooler Master Aero 7 Full speed blower fan performance

 

Result


Cooler Master Aero 7dikatakan sebagai fan yang cukup unik. Mengunakan blower fan untuk memasukan udara dingin ke CPU. Menarik pada jenis fan ini ditambah penyesuaian kecepatan RPM fan yang dapat diatur. Disain pada flip sangat aman, karena hetasink dan fan ini cukup berat sehingga pada flip dibuatkan 3 lubang untuk setiap sisi flip pengait ke socket CPU. Pemilihan fan jenis blower menjadikan heatsink ini sedikit berbeda, dan memiliki tekanan udara langsung pada sisi dasar heatsink untuk didinginkan.

Untuk kemampuan heatsink Cooler Master Aero 7 sangat baik. Terlebih pemakaian blower untuk maksimum tekanan udara pada heatsink akan mencover seluruh dasar heatsink. Untuk test hasil terbaik dipastikan dengan memaksimumkan kecepatan fan pada putaran diatas 4000RPM. Hanya tidak akan jauh berbeda bila fan mengunakan putaran sekitar 3500RPM dan berselisih 3 deg.C tanpa mengorbakan telinga pemakai. Untuk putaran diatas 4000RPM dipastikan suara dari blower akan menganggu, karena pada putaran ini benturan udara yang terjadi pada fan tidak dapat lagi dihindari dan menimbulkan noise dari air back disamping suara dari motor fan yang juga meningkat lebih keras.

Rekomendasi untuk kecepatan fan, sangat baik untuk kemampuan dengan putaran 3000-4000RPM bagi fan. Pada tingkat kecepatan ini memang masih akan terdengar suara pada blower, tetapi masih dapat diterima dengan kemampuan heatsink untuk pendingin dan menghindari efek kebisingan dibandingkan kecepatan diatas 4000RPM.

Untuk saran terakhir, bila mengunakan heatsink Cooler Master Aero 7. Sebaiknya memiliki case dengan ketebalan yang lebih besar. Cooler Master Aero 7 memiliki body yang cukup tinggi. Dan disarankan menambahkan inlet dan outlet pada fan case untuk meningkatkan putaran udara didalam case dan putaran fan Cooler Master Aero 7 dapat terbantu untuk pemakaian RPM yang lebih rendah.

 

Excellent heatsink and acceptable noise with 3.500RPM

www.coolermaster.com.hk