Cool Laboratory Liquid Pro

Cool Laboratory Liquid Metal
adalah thermal paste buatan German dari coollaboratory.de.

Cool Laboratory Liquid Metal
sebagai thermal mengunakan bahan yang belum diketahui. Dari
bentuknya, cairan ini sebenarnya adalah metal tetapi berbentuk
cairan. Gambar dibawah ini adalah bentuk dari Cool
Laboratory Liquid Metal yang di teteskan pada permukaan processor

Cool Laboratory Liquid Metal
menyertakan bagaimana cara pemakaian thermal paste tersebut
dengan manual yang cukup lengkapp. Dibawah ini adalah gambar
potongan instruksi pemakaian yang penting diketahui oleh pemakai.

Dibawah ini adalah instruksi
bagaimana mengunakan Cool Laboratory Liquid Metal.
Untuk pengunaan Cool Laboratory
Liquid Metal, permukaan heatsink dan kepala processor harus
benar benar bersih. Dari data instruksi, ketebalan yang dicapai
oleh metal berbentuk cair sebagai thermal paste akan berkuranga
kemampuannya walaupun hanya terkena bekas sidik jari di permukaan
heatsink atau processor.
Karena ketebalan bekas sidik
jari yang tertinggal akan memberikan bekas kotor dan jejak
jari dengan hitungan ketinggian 0.00x mm. Hal ini cukup beralasan
bila seseorang benar benar ingin mengoptimalkan pemakaian
Cool Laboratory Liquid Metal.
Ketentuan khusus untuk heatsink.
Disarankan tidak mengunakan heatsink bermutu rendah. Terlebih
pada metal jenis aluminum sangat tidak direkomendasikan, karena
dapat saja bereaksi dengan kepala heatsink yang terkena bahan
metal cari ini. Keterangan sudah cukup dijelaskan bila heatsink
dengan mutu rendah akan berdampak serius. Kemungkinan pada
permukaan heatsink aluminum akan rusak atau lumer karena korosi.
Bila heatsink memiliki beberapa bagian material aluminum,
sebaiknya diperhatikan dengan sangat hati hati. Karena tanpa
sengaja kimia ini dapat bocor, jatuh atau menempel pada part
tersebut.
Karena Cool Laboratory Liquid
Metal mengunakan bahan metal cair, jelas cairan ini dapat
menjadi penghantar listrik. Bila terjatuh kebagian yang mengandung
listrik, misalnya komponen mainboard. Hal ini dapat menyebabkan
short, dan cairan akan sulit dibersihkan.
Bagaimana cara kerja Cool
Laboratory Liquid Metal. Cool Laboratory Liquid Metal adalah
sebuah cairan metal (liquid metal). Walaupun terlihat dalam
bentuk cair, tetapi cairan ini adalah sebuah logam atau metal.
Heatsink yang umumnya digunakan sebagai pendingin processor,
sebenarnya memiliki gap ruang udara. Permukaan dari heatsink
maupun processor sebenarnya tidak merata secara keseluruhan
dan memiliki jarak dalam hitungan 0.003-0.005mm. Cairan dari
Cool Laboratory Liquid Metal ini yang akan mengisi sisi kosong,
baik adanya ruang kosong antara kedua lapisan heatsink dan
kepala processor, maupun pori pori dari heatsink yang masih
belum dapat tertutup untuk dilapis oleh cairan metal. Dengan
cara menutup seluruh rongga udara dengan cairain metal ini,
maka kontak antara kedua permukaan akan lebih merata.

Pada pengujian, hanya diperlukan
1 tetes dari Cool Laboratory Liquid Metal dan dioleskan secara
merata ke permukaan heatsink. Jangan mengunakan material besi
untuk mengoleskan Cool Laboratory Liquid Metal, disarankan
mengunakan plastik atau karet untuk melumaskan diatas bagian
heatsink atau processor. Bila mengunakan metal, kemungkinan
komponen pembantu tersebut akan membekas karena bereaksi dengan
Cool Laboratory Liquid Metal. Kami belum mencoba apakah tingkat
reaksi terhadap kulit manusia dapat bereaksi dengan thermal
past ini.

Setelah melapiskan seluruh
bagian dasar heatsink, maka heatsink cukup ditempatkan diatas
processor. Disarankan tidak menekan, atau mengerak gerakan
heatsink untuk upaya meratakan cairan Cool Laboratory Liquid
Metal dibagian heatsink dan processor. Dengan menempelkan
saja heatsink keatas processor sudah cukup. Bila heatsink
terjadi banyak gerakan, serta Cool Laboratory Liquid Metal
yang diberikan pada heatsink dan processor terlalu banyak.
Bisa saja cairan Cool Laboratory Liquid Metal dapat tumpah
atau luber mengenai komponen disekitar processor bahkan komponen
mainboard. Tentunya resiko seperti ini akan sulit diketahui
dan dilihat dan short circuit dapat langsung terjadi ketika
menghidupkan computer. Dampaknya mungkin anda sudah mengetahui
seperti apa.
Selesai memasang heatsink
maka computer dapat langsung bekerja.
Untuk keamanan, pemakaian
Cool Laboratory Liquid Metal memiliki resiko tinggi. Cool
Laboratory Liquid Metal memiliki sifat penghantar listrik.
Pengunakan thermal paste ini harus benar benar bersih dan
mengetahui resiko yang akan terjadi. Mengunakan secara sembarangan
akan sangat beresiko pada komponen mainboard maupun heatsink.
Cool Laboratory Liquid Metal sebaiknya digunakan untuk jangka
panjang. Heatsink dengan Cool Laboratory Liquid Metal akan
sulit dibersihkan karena bekas metal cair tersebut akan membekas
dipermukaan heatsink. Untuk membersihkan cairan ini dapat
digunakan tissue dan setelah bersih dapat dibantu dengan metal
polish. Jangan beranggapan komponen ini tidak berbahaya, karena
cairan metal dapat saja melekat ditangan dan ikut termakan
atau terjadi iritasi pada permukaan kulit.
Belum diketahui apakah Cool
Laboratory Liquid Metal dapat digunakan untuk jangka panjang.