Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

 

Cool Laboratory Liquid Pro , 26 Nov 05

Cool Laboratory Liquid Metal adalah thermal paste buatan German dari coollaboratory.de.

Cool Laboratory Liquid Metal sebagai thermal mengunakan bahan yang belum diketahui. Dari bentuknya, cairan ini sebenarnya adalah metal tetapi berbentuk cairan. Gambar dibawah ini adalah bentuk dari Cool Laboratory Liquid Metal yang di teteskan pada permukaan processor

 

Cool Laboratory Liquid Metal menyertakan bagaimana cara pemakaian thermal paste tersebut dengan manual yang cukup lengkapp. Dibawah ini adalah gambar potongan instruksi pemakaian yang penting diketahui oleh pemakai.

Dibawah ini adalah instruksi bagaimana mengunakan Cool Laboratory Liquid Metal.

Untuk pengunaan Cool Laboratory Liquid Metal, permukaan heatsink dan kepala processor harus benar benar bersih. Dari data instruksi, ketebalan yang dicapai oleh metal berbentuk cair sebagai thermal paste akan berkuranga kemampuannya walaupun hanya terkena bekas sidik jari di permukaan heatsink atau processor.

Karena ketebalan bekas sidik jari yang tertinggal akan memberikan bekas kotor dan jejak jari dengan hitungan ketinggian 0.00x mm. Hal ini cukup beralasan bila seseorang benar benar ingin mengoptimalkan pemakaian Cool Laboratory Liquid Metal.

Ketentuan khusus untuk heatsink. Disarankan tidak mengunakan heatsink bermutu rendah. Terlebih pada metal jenis aluminum sangat tidak direkomendasikan, karena dapat saja bereaksi dengan kepala heatsink yang terkena bahan metal cari ini. Keterangan sudah cukup dijelaskan bila heatsink dengan mutu rendah akan berdampak serius. Kemungkinan pada permukaan heatsink aluminum akan rusak atau lumer karena korosi. Bila heatsink memiliki beberapa bagian material aluminum, sebaiknya diperhatikan dengan sangat hati hati. Karena tanpa sengaja kimia ini dapat bocor, jatuh atau menempel pada part tersebut.

Karena Cool Laboratory Liquid Metal mengunakan bahan metal cair, jelas cairan ini dapat menjadi penghantar listrik. Bila terjatuh kebagian yang mengandung listrik, misalnya komponen mainboard. Hal ini dapat menyebabkan short, dan cairan akan sulit dibersihkan.

Bagaimana cara kerja Cool Laboratory Liquid Metal. Cool Laboratory Liquid Metal adalah sebuah cairan metal (liquid metal). Walaupun terlihat dalam bentuk cair, tetapi cairan ini adalah sebuah logam atau metal. Heatsink yang umumnya digunakan sebagai pendingin processor, sebenarnya memiliki gap ruang udara. Permukaan dari heatsink maupun processor sebenarnya tidak merata secara keseluruhan dan memiliki jarak dalam hitungan 0.003-0.005mm. Cairan dari Cool Laboratory Liquid Metal ini yang akan mengisi sisi kosong, baik adanya ruang kosong antara kedua lapisan heatsink dan kepala processor, maupun pori pori dari heatsink yang masih belum dapat tertutup untuk dilapis oleh cairan metal. Dengan cara menutup seluruh rongga udara dengan cairain metal ini, maka kontak antara kedua permukaan akan lebih merata.

Pada pengujian, hanya diperlukan 1 tetes dari Cool Laboratory Liquid Metal dan dioleskan secara merata ke permukaan heatsink. Jangan mengunakan material besi untuk mengoleskan Cool Laboratory Liquid Metal, disarankan mengunakan plastik atau karet untuk melumaskan diatas bagian heatsink atau processor. Bila mengunakan metal, kemungkinan komponen pembantu tersebut akan membekas karena bereaksi dengan Cool Laboratory Liquid Metal. Kami belum mencoba apakah tingkat reaksi terhadap kulit manusia dapat bereaksi dengan thermal past ini.

Setelah melapiskan seluruh bagian dasar heatsink, maka heatsink cukup ditempatkan diatas processor. Disarankan tidak menekan, atau mengerak gerakan heatsink untuk upaya meratakan cairan Cool Laboratory Liquid Metal dibagian heatsink dan processor. Dengan menempelkan saja heatsink keatas processor sudah cukup. Bila heatsink terjadi banyak gerakan, serta Cool Laboratory Liquid Metal yang diberikan pada heatsink dan processor terlalu banyak. Bisa saja cairan Cool Laboratory Liquid Metal dapat tumpah atau luber mengenai komponen disekitar processor bahkan komponen mainboard. Tentunya resiko seperti ini akan sulit diketahui dan dilihat dan short circuit dapat langsung terjadi ketika menghidupkan computer. Dampaknya mungkin anda sudah mengetahui seperti apa.

Selesai memasang heatsink maka computer dapat langsung bekerja.

Untuk keamanan, pemakaian Cool Laboratory Liquid Metal memiliki resiko tinggi. Cool Laboratory Liquid Metal memiliki sifat penghantar listrik. Pengunakan thermal paste ini harus benar benar bersih dan mengetahui resiko yang akan terjadi. Mengunakan secara sembarangan akan sangat beresiko pada komponen mainboard maupun heatsink. Cool Laboratory Liquid Metal sebaiknya digunakan untuk jangka panjang. Heatsink dengan Cool Laboratory Liquid Metal akan sulit dibersihkan karena bekas metal cair tersebut akan membekas dipermukaan heatsink. Untuk membersihkan cairan ini dapat digunakan tissue dan setelah bersih dapat dibantu dengan metal polish. Jangan beranggapan komponen ini tidak berbahaya, karena cairan metal dapat saja melekat ditangan dan ikut termakan atau terjadi iritasi pada permukaan kulit.

Belum diketahui apakah Cool Laboratory Liquid Metal dapat digunakan untuk jangka panjang.

Pengujian thermal paste

Sensor digital thermometer


Standar pengujian

  • Open casing
  • Processor Intel P4 3Ghz 530 HT-ON
  • Heatsink : Zalman CNPS9500-CU LED
  • VGA : Gigabyte Radeon X600Pro
  • Mainboard : Gigabyte GA-8GPNXP Duo
  • Memory : Corsair TwinX 512MB PC5300UL X 2
  • Power Supply : OCZ ModStream
  • Sensor : Digital Thermometer
  • Software : Prime95, 3Dmark 2003 CPU bench 1

Test Method

  • Start with Idle CPU (cooling CPU temperature) - 2 minute
  • Idle - 20 minute
  • Run street software - 1 hours
  • Ambient Room : 26-27 deg.C
Benchmark test
Task
Cool Laboratory
Artic Silver 5

Deg.C

Idle

34.9
36.7

Load

42.4
45.7

 

Compare Coollaboratory vs Artic Silver 5

 

Result


Cool Laboratory Liquid Metal dengan bahan liquid metal atau metal cair sebagai thermal paste sangat efektif dijadikan penghantar panas antara processor dengan heatsink. Dengan metal berbentuk cair akan memudahkan thermal paste ini masuk di celah antara kedua lapis permukaan heatsink dan processor. Mengunakan kontak antara metal ke metal dari heatsink ke thermal paste Cool Laboratory Liquid Metal dan processor, jelas thermal paste ini sangat diandalkan untuk pelapis dan mengisi gap udara. Pada test dengan produk Artic Silver 5, selisih keduanya terpaut sampai 3.3 deg.C. Kemampuan Cool Laboratory Liquid Metal tidak diragukan sebagai thermal. Tetapi Cool Laboratory Liquid Metal tidak luput dari kelemahan bila dijadikan termal grease sebuah processor. Karena sebagai cairan metal, tentu memiliki sifat konduktor atau penghantar listrik. Bila digunakan secara sembarangan, dan cairain ini terjatuh kedalam komponen mainboard atau meluber kesamping bahkan jatuh ke komponen mainboard. Hal ini akan sangat sulit membersihkan cairain tersebut. Disarankan pemakaian Cool Laboratory Liquid Metal harus sangat hati hati atau hanya digunakan sebagai thermal paste permanen. Untuk heatsink sebaiknya tidak mengunakan body aluminum maupun komponen aluminum yang dibawah oleh heatsink.

Very effective for Thermal Paste cooler heatsink

www.coollaboratory.de

>