Pada data dibawah ini ditujukan untuk memberikan
tambahan informasi perbandingan antara performa dual core dan single
core.
Performa Celeron L (E460) sangat menonjol
untuk single thread atau aplikasi standard. Kecepatan melewati E2160
dan setara dengan E6600 pada default speed. Karena Celeron 460 memiliki
clock sudah cukup tinggi yaitu 2.4Ghz.
Tetapi untuk kemampuan multiple thread,
Celeron 460 berada diposisi terendah. Performa dual core sangat menonjol
dibanding single core, walaupun mengunakan speed lebih rendah.
.
Tetapi untuk test multiple thread Celeron
460 harus turun ke peringkat terendah. Kemampuan 2 procesor dengan
dual core ternyata lebih baik dan single core tidak mampu menandingi
dual core. Walaupun mengunakan kecepatan overclock mencapai 3.54Ghz
belum mampu mengejar kecepatan dual core E2160 yang hanya bekerja
pada kecepatan 1.8Ghz
Multithread test 1
Multithread test 2
Untuk game, Celeron 460 sulit menandingi
kemampuan E2160 dan E6600. Untuk test game Tiberium War dengan VGA
PixelView 7950GT, ternyata Celeron E 460 masih terasa berat menampilkan
gambar dengan tingkat resolusi tinggi. Hal ini ditunjukan pada frame
rate menjadi drop antara 16-20 dengan layar seakan lebih berat untuk
digerakan.
Untuk E2160 sedikit lebih tinggi kemampuan
pada test aplikasi game. Walaupun tidak terlalu berat memainkan game
dengan tingkat resolusi 1280x1024 dengan high detail. Tetapi E2160
dengan default speed ternyata hanya memiliki frame rate 24 FPS pada
game RTS. Tingkat ideal untuk aplikasi game 3D adalah kecepatan frame
rate yang dihasilkan oleh VGA sekitar 30 FPS.
Dibandingkan E6600 dengan kecepatan default
2.4Ghz, ternyata game lebih mulus bekerja dan layar monitor lebih
ringan. Perbedaan antara E6600 dibanding Celeron 460 dan E2160 ternyata
sangat dipengaruhi oleh cache pada procesor. Dimana E6600 memiliki
Cache 4MB internal sehingga lebih mampu menampilkan performa pada
aplikasi game.