Sisi Negatif pengunakan multicore lebih dari
2 core pada procesor
Core 2 Extreme QX6850 dengan 4 core, tidak akan bermanfaat
tanpa didukung kemampuan aplikasi yang memanfaatkan thread multi proses.
Bila alasan Intel mengeluarkan seri Extreme Edition dengan Core 2 Extreme
QX6850 untuk aplikasi game, sepertinya procesor Core 2 Extreme QX6850
harus menunggu keluarnya game yang mampu memanfaatkan seluruh kinerja
procesor.
Bila anda ingin mengunakan multi core procesor lebih
dari 2 buah. Lihatlah kembali apakah aplikasi yang digunakan sudah mampu
memanfaatkan seluruh core procesor. Bila tidak, maka mengunakan procesor
dengan lebih dari 2 core hanya menjadikan computer boros listrik. Selain
tipe 4 core procesor ternyata jauh lebih panas dibandingkan dual core
Sisi Positif pengunakan multicore lebih dari
2 core pada procesor
Kami tidak mengatakan kemampuan Core 2 Extreme QX6850
dibandingkan dengan E6600 memiliki kemampuan yang sama. Karena Core
2 Extreme QX6850 ternyata tampil beda pada sisis tertentu dibandingkan
E6600 yang dioverclock ke 3Ghz. Sebaiknya tidak melihat score yang ada
pada hasil benchmark, dan merasakan sendiri manfaat dari kemampuan 4
core seperti procesor Core 2 Extreme QX6850.
Mengunakan Core 2 Extreme QX6850 memang memiliki tampilan
berbeda. Misalnya pada test game COH, dimana seluruh detail ditingkat
pada setting tertinggi kecuali fitur AA. Game bekerja lebih mulus tanpa
sentakan berarti. Ketika efek game tampil dengan VGA, tampilan gambar
tetap dapat dipertahankan, dibandingkan E6600 ternyata sedikit tersendak
beberapa saat ketika efek gambar berat tampil dilayar permainan.
Alasan lainnya, dengan multi core ternyata proses sebuah
core akan selalu didampingi oleh core yang lain. Sehingga tampilan pada
game lebih mulus dan lebih nyaman dimainkan. Disinilah posisi Core 2
Extreme QX6850 oleh kami dapat dijadikan pilihan, bila anda ingin menampilkan
permainan game berbeda dibanding procesor dual core.
Sisi lain pada aplikasi, Core 2 Extreme QX6850 dapat
tampil lebih baik dengan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Core 2 Extreme QX6850 dipastikan lebih mampu dan lebih cepat memproses
tugas dari beberapa aplikasi.
Untuk konsumsi power, hal ini sangat relatif. Core 2
Extreme QX6850 dengan multiplier 6X - 9X, akan berada diposisi multiplier
6X ketika procesor idle. Konsumsi listrik untuk seluruh sistem computer
memerlukan 200W dan sedikit diatas Core 2 Duo E6600 dengan pemakaian
listrik 186W. Atau hanya berbeda 15W diantara kedua procesor diposisi
idle.
Selisih pemakaian power pada kecepatan procesor idle
dari multiplier 6X / 2Ghz ke full load 9X / 3Ghz, meningkatkan pemakaian
konsumsi power dari 50W sampai 60W saja. Me-nonaktifkan sebuah core
ternyata tidak terlalu efektif, karena hanya menghemat 5-10W pemakaian
AC listrik.
Result
Mengunakan Core 2 Extreme QX6850 atau procesor jenis
4 core lainnya, membuat kinerja aplikasi lebih cepat dan kemampuan computer
tampil beda dibandingkan kemampuan computer dengan procesor dual core.
Bila kenyamanan, performa computer yang dipilih, jenis 4 core procesor
seperti Core 2 Extreme QX6850 dapat dijadikan pilihan.
Asalkan pemakai procesor dengan 4 core benar benar dapat
dimanfaatkan. Seperti kemampuan dari aplikasi yang digunakan yang menunjang
kemampuan multi thread untuk quad core procesor. Hal lain adalah biaya
lebih yang harus dibayar untuk memanfaatkan procesor 4 core seperti
Core 2 Extreme QX6850. Karena procesor 4 core akan lebih boros mengunakan
power, disamping panas lebih tinggi dibandingkan procesor dual core.