| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
Corsair Twin2X1024-8500 (TwinX Matched module) 16 Apr 06
More specification :
Corsair CM2X512-8500 memiliki tingkat latency tinggi dengan tingkat aman 5-5-5-15 pada voltage 2.2V untuk kecepatan diatas 1000Mhz. Tetapi Corsair CM2X512-8500 memungkinkan pemakai untuk mengunakan latency lebih rendah bila digunakan pada FSB processor antara 200- 250Mhz. Pengujian dari internal Corsair mengatakan, Corsair CM2X512-8500 mampu bekerja sampai kecepatan diatas 1000Mhz dengan processor 2.4Ghz Pentium . Dibawah ini adalah hasil test dari Corsair pada test Corsair CM2X512-8500 :
Cara mengunakan memory Corsair CM2X512-8500
Untuk memakai Corsair CM2X512-8500, sebuah motherboard diharapkan memiliki manual setup bagi memory. Corsair CM2X512-8500 sendiri memiliki latency yang diprogram pada 5-5-5-15 pada kecepatan tertinggi. Tetapi latency tersebut dapat dirubah secara manual pada BIOS untuk meningkatkan kinerja memory. Dan setup multiplier pada BIOS diperlukan untuk peningkatan ratio memory berbanding processor. Bila anda memiliki mainboard dengan processor Intel dan Intel chip-set, pilihan umum pada saat ini adalah dengan memory berkecepatan PC4300 atau PC5400. Untuk PC 4300 memiliki standard kecepatan pada 533Mhz sedangkan PC5400 memiliki kecepatan pada 667Mhz. Sedangkan kemampuan motherboard Intel dengan i975X dan i955X saat ini, dan kedepan dengan i965 akan dapat mengunakan memory berkecepatan 800Mhz. Pada tabel dibawah ini adalah cara perhitungan untuk kecepatan memory dengan ratio memory berbanding kecepatan FSB processor
Untuk mengunakan memory berkecepatan 800Mhz, hanya dapat diaktifkan melalui multiplier setup memory pada BIOS. Bila motherboard memiliki setup multiplier memory berbanding ratio dari kecepatan processor, maka kecepatan memory dapat ditingkatkan dengan ratio 3.33 atau ratio 3:5 untuk mengunakan kecepatan penuh pada DDR2 PC5400. Sedangkan kecepatan diatasnya akan mencapai 800Mhz atau 1:2 dimana kecepatan memory dibutuhkan untuk menerima 800Mhz atau PC6400. Pada gambar dibawah ini adalah cara setup untuk memacu memory bila dilakukan overclock procesor. Peningkatan overclock dengan FSB 240Mhz maka akan memacu kecepatan memory antara 638Mhz sampai 960Mhz hanya dengan memainkan multiplier memory dengan perbandingan FSB processor..
Pada kecepatan memory diatas 667Mhz atau lebih tinggi dari PC5400 saat ini belum distandardkan. Artinya pada kecepatan diatas 667Mhz kemungkinan diperlukan overvoltage pada VDIMM. Untuk Corsair CM2X512-8500 harus menerima voltage pada 2.2V. Untuk mengoptimalkan kinerja memory, maka motherboard untuk Corsair CM2X512-8500 haruslah memiliki pengaturan tambahan bagi VDIMM memory. Sedikitnya dibutuhkan overvoltage pada VDIMM memory +0.3V untuk meningkatkan kestabilan memory pada kecepatan tinggi.
Dimana letak kelebihan Corsair CMX2X512-8500
Corsair CM2X512-8500 ditujukan bagi pemakai computer dengan overclock. Tingkat batas pada memory Corsair CM2X512-8500 sebenarnya mencapai 1066Mhz dengan latency 5-5-5-15. Corsair memory sendiri telah menguji secara internal dengan kecepatan processor 2.4Ghz dan Corsair CM2X512-8500 dapat mencapai kecepatan 1066Mhz. Tetapi saat akan sulit menemukan processor dengan kecepatan 2.4Ghz, dan minimal hanya tersedia dengan 3Ghz. Untuk pengujian Corsair CM2X512-8500, kami melakukan test dengan Pentium 950 ES dengan kecepatan 3.4GHz (200Mhz X 17). Tetapi diturunkan dengan 3Ghz multiplier 200Mhz X 15 agar simulasi test bagi Corsair CM2X512-8500 dapat mendekati hasil sebenarnya dengan processor yang ada saat ini. Dibawah ini adalah pengujian Corsair CM2X512-8500 dengan 3Ghz yang dipacu dengan overclock maksimum 4.2Ghz dari simulasi test processor Pentium 950. VDIMM pada awal dilakukan overvoltage +0.5V, sedangkan pada tingkat tertinggi digunakan +0.6V dan +0.7V untuk menjaga kestabilan memory. Disarankan juga bagi pemakai Corsair CM2X512-8500 untuk pemakaian overclock, agar mengunakan mainboard dengan pengunci PCI dan PCIe. Option ini diperlukan bila kecepatan processor terus ditingkatkan tidak memacu clock dari PCI dan PCIe. Dan kecepatan PCI serta PCIe tetap terkunci ketika overclock dilakukan, disarankan untuk mengunci 33Mhz untuk PCI dan 100Mhz pada PCIe
System Specifications : CPU : Intel P4 950ES@ 3.0Ghz (15x200Mhz)
Presler Core
CPUz : P4 950 @ 4.2Ghz FSB (15X280Mhz) , Memory 466.7Mhz 3:5 4-4-4-9
Sisoft : P4 950 @ 4.2Ghz FSB (15X280Mhz) , Memory 466.7Mhz 3:5 4-4-4-9
PCmark05 Memory Benchmark : P4 950 @ 4.2Ghz FSB (15X280Mhz) , Memory 466.7Mhz 3:5 4-4-4-9
PCmark 04 Memory Benchmark :P4 950 @ 4.2Ghz FSB (15X280Mhz) , Memory 466.7Mhz 3:5 4-4-4-9
Corsair CM2X512-8500 saat ini dikhususkan bagi memory dengan motherboard i975X dan i955X. Corsair CM2X512-8500 adalah sebuah memory untuk overclock Intel processor dengan tingkat awal kecepatan 800Mhz atau setara dengan PC6100. Dengan test processor 3Ghz dan dipacu mencapai 3.68Ghz membuat memory Corsair CM2X512-8500 mendekati kecepatan 980Mhz pada latency 4-4-4-12. Dengan kecepatan 4.2Ghz maka memory dapat menghasilkan bandwidth diatas 7GB/s. Mengunakan Corsair CM2X512-8500 memang tidak mudah, dibutuhkan motherboard dengan minimal pengaturan VDIMM dan multiplier memory agar memory bekerja optimal. Dibutuhkan overvoltage VDIMM untuk Corsair CM2X512-8500 adalah 2.2V sedangkan multiplier lebih fleksibel dengan perbandingan 3.33 atau 4 (3:5 atau 1:2). Bila anda ingin memacu processor dengan overclock, Corsair CM2X512-8500 adalah salah satu memory yang berpotensi untuk menunjang kinerja mainboard anda. Karena memory ini memiliki kecepatan minimal pada kecepatan 800Mhz dual channel dan peak 1066Mhz. Dan pemakai memory Corsair CM2X512-8500 tidak perlu terlalu banyak menurunkan ratio memory ketika kecepatan processor meningkat dengan overclock
|
|