Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com


2 Feb 04
Corsair CMX 4400PT (TwinX Matched module)

 

Spesifikasi produk

  • Corsair CMX 512MB 4400 PT ( XMS series)

  • Code Rev 1.1

  • Packet : Twin module DDR 550
  • Clock DDR : 550Mhz (275Mhz x 2)
  • Latency : 3-8-4-4
  • Size : 512MB, dual channel install pair

 

Fitur

Corsair CMX512-4400PT menempatkan posisi memory dikelas overclock. Memiliki latency 3-8-4-4 dengan clock 550Mhz atau menempatkan kecepatan clock memory 1:1 dengan FSB 275Mhz. Untuk kestabilan memory, Corsair CMX512-4400PT membutuhkan voltage diatas standard memory DDR yaitu 2.7Volt.

Mengapa PC4400 ?

Sedikit kita mengulas kebelakang tentang teknologi dual channel. Tahap awal dari DDR400 atau dikenal dengan memory PC3200 dibuat untuk kebutuhan chip-set Intel. Ditambah dengan pengesahan JEDECII untuk standard memory DDR dengan ketentuan voltage 2.5V.

Disisi lain, kecepatan bandwidth memory sangat tergantung dari kemampuan CPU dan chip-set. Dimulai dengan pengembangan dual channel dari chip-set Granitebay ternyata memiliki bottleneck pada memory dan chip-set karena kecepatan CPU masih dibatasi pada 533Mhz QPB. Selanjutnya era i865 dab i875 dengan PAT membuat pergerakan pemakaian atau trend DDR400.

Posisi DDR500 dan DDR550 adalah memory diluar standard JEDECII. Memory pada kecepatan diatas DDR400 memiliki kemampuan khusus dan menghasilkan bandwidth lebih tinggi dengan chip-set berteknologi PAT dari i875.

Dengan peningkatan kecepatan Intel CPU menjadi 200Mhz atau 800Mhz QPB internal, CPU juga berpotensi untuk overclocking. Membuat trend pemakaian CPU sudah biasa saat ini untuk mengunakan Latency tinggi tetapi memiliki kemampuan Hyperbandwidth. Untuk standard memory dengan kecepatan 200Mhz atau DDR400, maka rata rata bandwidth memory akan dihasilkan mencapai 4.5 - 5GB/s.

Dengan meningkatkan kinerja Intel P4, CPU diatas 250Mhz maka potensi CPU akan sangat menguntungkan pemakai. Dengan kemampuan bandwidth yang lebih besar dan melakukan overclock CPU , maka bottleneck antara CPU dan memory dapat diperkecil. Contoh saja pada test Corsair PC4000, memory dapat di percepat dan mendekati 6GB/s. Dengan peningkatan tranfer antar memory dan CPU maka hampir dipastikan nilai Latency memory dapat diabaikan.

Untuk PC4400 memiliki kemampuan diatas 6GB/s. Bisa dibayangkan kemampuan memory sudah mencapai 30% lebih peningkatan dari pemakaian standard CPU ditambah kemampuan CPU yang juga meningkat dengan sistem overclock.

Kendala dengan Corsair CMX512-4400PT.

Mengunakan memory berkemampuan tinggi Corsair CMX512-4400PT secara optimal ternyata tidak semudah seperti pemakaian memory standard. Untuk memakai memory ini, minimal pada mainboard juga mampu melakukan overvoltage memory dengan 2.7V atau lebih.

Potensi dengan Corsair CMX512-4400PT saat ini sangat optimal digunakan pada sistem Intel P4 800Mhz QPB dan CPU harus mampu bekerja diatas FSB 250Mhz. Corsair CMX512-4400PT dikhususkan untuk peningkatan bandwidth memory ditambah kemampuan clock CPU untuk menghasilkan pengolahan tercepat bagi aplikasi.

Kendala lain pada teknologi mainboard. Contoh saja dengan pemakaian Intel P4 2.4C, maka CPU harus ditingkatkan mencapai kecepatan 3.3GHz dengan FSB 275Mhz. Dengan sistem ini Corsair CMX512-4400PT dapat dengan mudah bekerja pada perbandingan 1:1 untuk kecepatan memory dan CPU. Dan Intenal clock pada CPU yang bekerja dengan standard 800Mhz QPB harus mampu bekerja mencapai 1100Mhz QPB. Bisa dibayangkan juga bagaimana kebutuhan power pada kecepatan CPU diatas 3.2Ghz. Tentu tidak semua mainboard akan mampu menahan kebutuhan power CPU pada kecepatan tersebut.

Beruntung pabrikan mainboard juga telah mempertimbangkan untuk kebutuhan overclock dikelas Antusias PC. Beberapa mainboard rupanya menyediakan cukup pilihan untuk overvoltage termasuk VGA, CPU dan Memory (VDIMM). Secara rata rata mainboard saat ini memiliki option peningkatan VDIMM minimal 2.7V untuk menjaga kebutuhan power pada memory. Walaupun masih terbatas pada beberapa kelas mainboard papan atas atau mainboard kelas high-end dengan kemampuan overclock, Corsair CMX512-4400PT masih memiliki kesempatan untuk pemakaian pada market overcloking

Pengujian Corsair TwinX Xtreme 512-4400 PT

Test bed

 

System Specifications :

CPU : Intel P4 2.4C HT Off, Vcore 1.6Volt
Motherboard : Asus P4C800 Deluxe
Memory : 512MB Corsair CMX 4400 PT Dual Channel (1GB install). Vdimm 2.85V
Power Supply : Antec True Control 550
VGA : Gigabyte Radeon 9800
Monitor : LG L1710B
OS : Windows 98SE
Software test : Sisoft Sandra 2004 memory Bandwidth, PCmark 02

 
Sisoft Sandra Bandwidth Benchmark
PCmark 2002
Sisoft Sandra Bandwidth Benchmark
CPU Speed
FSB CPU
MEM speed
Latency
CPU
Memory
Int
Float
2.4Ghz
200Mhz
400Mhz
2-3-3-6
5690 8508
4843
4289
3.0Ghz
250Mhz
500Mhz
2.5-4-4-8
6712 9685
5999
5128
3.3Ghz
275Mhz
550Mhz
3-4-4-8
7644 11002
6624
5660
3.36Ghz?
280Mhz
560Mhz
3-4-4-8
7781 11100
6747
5763
3.42Ghz*?
285Mhz
570Mhz
3-4-4-8
7878 10347
6339
5178

* = PAT disable, ?= Yellow not pass test, limitation hardware

Untuk pengujian Corsair CMX512-4400PT , Vcore mengunakan 1.65Volt, dan VDIMM dengan 2.75Volt sampai pada kecepatan FSB 275Mhz. Peningkatan Vcore CPU dan memoy dinaikan ketika CPU bekerja pada FSB diatas 275Mhz.. Untuk pemakaian Corsair CMX512-4400PT disarankan hanya mengunakan maksimum FSB 275Mhz voltage VDIMM 2.7V untuk memory. Untuk kecepatan diatas 275Mhz memory masih mampu bekerja tetapi diperlukan kemampuan hardware yang memadai. Kendala pada kecepatan CPU diatas 3.3Ghz terletak pada kemampuan mainboard, apakah mampu menangani power bagi CPU. Umumnya mainboard saat ini hanya direkomendasikan bekerja dibawah 3.2Ghz. Untuk range clock Corsair CMX512-4400PT sangat berpotensi bagi CPU yang mampu bekerja antara 250 - 275Mhz

 

Grafik clock memory Corsair CMX512-4400PT (Bandwidth test)

Grafik PCmark 02 Corsair CMX512-4400PT (Bandwidth test)

Sisoft Sandra P4 2.4C@ 3.36Ghz :

Ratio 1:1 Clock DDR 560Mhz

 

PCmark 02 -Corsair CMX512-4400PT 560Mhz

 

CPUz : Memory Latency & DDR Clock

 

CPUz : CPU Clock

 

 
Result

Mungkin ada pertanyaan baru untuk pemakaian Corsair CMX512-4400PT, apakah hardware mampu bekerja pada clock 275Mhz. Corsair CMX512-4400PT secara pasti mampu memberikan kecepatan tersebut. Pada test Corsair CMX512-4400PT mampu bekerja dengan perbandingan 1:1 untuk kecepatan clock memory dan CPU. Untuk pemakaian memory ini memang bersifat khusus, karena sangat sulit menemukan kemampuan CPU yang dapat dipacu pada FSB 275Mhz. Pilihan terbaik adalah P4 2.4C dengan memaksimalkan kinerja CPU pada clock 275Mhz dan membuat CPU bekerja pada kecepatan 3.3Ghz. Uniknya Corsair CMX512-4400PT juga mampu bekerja pada latency rendah. Untuk penilaian dari memory Corsair CMX512-4400PT adalah sebuah memory high-end dikelasnya dengan kinerja FSB yang sangat tinggi saat ini. Kemampuan memory membuat kemudahan bagi pengemar overclock untuk memaksimumkan kinerja PC

Akhir kata, tidak mudah mengunakan Corsair CMX512-4400PT. Batasan hardware masih menjadi kendala. Disarankan pemakaian Corsair CMX512-4400PT hanya digunakan untuk kecepatan 275Mhz atau DDR 550 Mhz. Besar kemungkinan memory dapat bekerja sedikit lebih tinggi dari standard yang disarankan. Walaupun memory Corsair CMX512-4400PT masih mampu bekerja pada FSB 280Mhz, tetapi tidak disarankan untuk digunakan, dan tidak terlalu stabil bagi pemakaian dengan setting aman pada overcloking. Hasil kemampuan Corsair CMX512-4400PT dapat dilihat bahwa kemampuan 6GB/s sudah dilewati dengan mudahnya, dan Corsair CMX512-4400PT mampu membuat tranfer bandwidth dengan peak diatas 6.6Gbit/s.

 

Class Hyperbandwidth DDR memory

www.corsairmemory.com