Corsair Nautilus 500 Package

Working Principle Corsair
Nautilus 500

Untuk menginstall tubing
penutup pipa plastik, awalnya dimasukan dahulu penjepit
penahan pipa ke tubing (Sealing). Lalu hubungkan tubing
dengan pipa plastik, dan pengikat (sealing) dijepitkan
pada bagian tubing bagian luar agar menjaga pipa plastik
tidak mudah lepas dari tubing bila tertarik dengan keras.

Corsair Nautilus 500 mengunakan
radiator yang ditempatkan diluar case. Dimensi Corsair Nautilus
500 radiator berukuran 24 x 20 x 10cm. Ukuran Corsair Nautilus
500 sama lebar dengan case standard, sehingga dapat ditempatkan
dibagian atas case. Air flow atau putaran udara pada radiator
ditempatkan dari bawah, dan disain Corsair Nautilus 500 memiliki
4 kaki untuk memberikan ruang inlet arus udara dari bawah
radiator. Udara dari bagian bawah Corsair Nautilus 500 dialirkan
oleh fan untuk mendinginkan radiator dan dikeluarkan dari
lubang atas. Untuk level water, Corsair Nautilus 500 menempatkan
bersama lampu dengan warna hijau disebelah kiri radiator sebagai
indikator. Tetapi lampu indikator tersebut saja yang terlihat
sebagai petunjuk water cooler bekerja, sedangkan level water
hanya terlihat bila dilihat dengan seksama.

Corsair Nautilus 500 menempatkan
3 bagian pada panel dibelakang radiator. Dari arah kiri kekanan,
terdapat switch untuk pengatur kecepatan fan. Fan bekerja
dengan 2 speed, kecepatan 1200RPM untuk low speed dan high
speed pada 2000RPM. Dengan kecepatan high speed fan, Corsair
Nautilus 500 tidak menimbulkan suara bising berarti ketika
diuji. Pada bagian kedua adalah jack power, jack power ini
nantinya dihubungkan ke power computer didalam case. Ketika
computer dihidupkan, maka fan dan pompa secara langsung bekerja
untuk mengalirkan air/water dari water tank ke water block.
Terakhir adalah bagian konektor lubang plastik cooler yang
dihubungkan dengan tubing dari pipa water cooler.

Gambar dibawah
ini adalah secara keseluruhan dari installasi dibagian atas
untuk radiator Corsair Nautilus 500. Dan jangan lupa untuk
memasangkan seluruh rangkaian tersebut sebelum mengisi cairan
COOL Coolant dan air/water bersih tambahan untuk water tank.

Pada gambar dibawah ini adalah
gambar dari Radiator Corsair Nautilus 500.
Bentuk fin dibuat sangat halus dan besar. Prinsip kerja Corsair
Nautilus 500 untuk radiator mirip seperti AC slit.
Air dingin dialirkan keluar oleh water pump dan diturunkan
ke water block untuk pendingin processor. Air panas processor
akan diserap oleh air/water dan dialirkan kembali ke atas.
Ketika cairan hangat mencapai radiator akan kembali di dinginkan
oleh radiator dan cairan panas kembali di dinginkan dengan
udara dingin fan dengan suhu ruang sebelum kembali ke tabung
penampung/water tank.


Pada bagian water block, pemasangan
pipa untuk water block dibuat permanen. Sebaiknya tidak membuka
bagian ini , dan paket water block dari Corsair
Nautilus 500 sudah memasang pipa dari inlet dan outlet
untuk water cooler secara permanen seperti gambar dibawah
ini.

Corsair Nautilus
500 mengunakan bahan copper untuk heatsink. Didalam
water block sendiri di disain dengan micro channel atau alur
yang sangat halus agar seluruh panas dapat ikut diserap dan
dibawa oleh air/water ke pendingin radiator

Install socket for water
block

Dibawah ini adalah gambar
dari susunan pemasangan socket dengan clip Corsair Nautilus
500. Terdapat 3 bagian socket seperti gambar dibawah ini dan
dibagi untuk (1) socket LGA 775, (2) socket 478 dan terakhir
untuk AMD (3) socket 754, 939 dan 940

Untuk lebih jelasnya cara
installasi dari water block, dapat dilihat pada gambar dibawah
ini. Kedua gambar adalah contoh begitu mudahnya memasang Corsair
Nautilus 500 dan water block cukup dijepitkan dari penahan
clip penahan processor.

Power cable, Fan monitor

Terakhir untuk cable power
dan lubang untuk pipa Corsair Nautilus 500 melewati slot PCI.
Cable power nantinya dimasukan ke slot dibagian belakang mainboard.
Cable power dibagi menjadi 2 bagian yaitu untuk power Corsair
Nautilus 500 yang digunakan untuk water pump dan fan pendingin.
2 cable tersisa adalah untuk monitor fan control dan water
pump.
Pada gambar kedua, terlihat
2 lubang yang juga digunakan untuk input power Corsair Nautilus
500 akan dilalui oleh pipa yang menghubungkan water block
dengan radiator.
Pada gambar ketiga, Water
pump dan speed fan dapat dimonitor oleh computer. Kecepatan
water pump mencapai 3750 RPM dan high speed fan pada 1800
RPM.



How to install Liquid Cool &
water to water tank

Sedikit tip untuk pengisian
air kedalam water tank. Setelah seluruh perangkat dipasang,
baik water block sudah siap dipasangkan diatas processor.
Cable power juga sudah dihubungkan ke Corsair Nautilus 500
dan pipa tubing sudah dimasukan mulut inlet dan outlet dibelakang
radiator. Baru anda masukan cairan Liquid COOL Coolant dari
Corsair Nautilus 500 untuk mengisi water tank atau botol air
sampai seluruh cairan Liquid Cool sudah tertuang habis. Tambahkan
water/air kedalam mulut penutup tank water sampai penuh. Jalankan
Corsair Nautilus 500 sesaat sampai cairan mengisi pipa. Tambahkan
air/water kedalam water tank Corsair Nautilus 500 sampai penuh
tetapi tidak mencapai mulut penutup water tank.

Anti Leak

Apakah Corsair Nautilus 500
bisa dijadikan water cooler portable. Mungkin anda ingin bertanya
apakah mungkin kita memindahkan computer ketempat lain, karena
ditakutkan dengan mencabut pasang bagian pipa tubing dengan
radiator pendingin pada sistem water cooler dapat menimbulkan
kebocoran dan cairan pada water cooler dapat tumpah
Kami sempat memeriksa pada
bagian tubing dan radiator Corsair Nautilus 500. Dengan melepaskan
tubing yang menghubungkan kebagian radiator ketika cairan
masih berada didalam pipa. Dari penutup pipe tubing atau ujung
pipa dengan tubing penutup, rupanya terdapat pelindung yang
menjaga cairan tidak bocor keluar.
Demikian juga pada inlet dan
outlet dari Corsair Nautilus 500 untuk mengalirkan air/water
dari radiator. Kami menguji dengan membiarkan bagian utama
Corsair Nautilus 500 radiator terpisah dengan pipa water block
dan membalik secara vertikal dimana inlet dan outlet pipa
menghadap ke bawah. Ternyata pada konektor inlet dan outlet
akan tertutup secara otomatis bila tidak dihubungkan dengan
pipa tubing. Dan tidak ada kebocoran pada radiator tersebut.
Bila anda ingin melepas tubing dari radiator, nantinya hanya
sedikit cairan yang keluar karena sisa cairan dimulut tubing.

Dengan keterangan diatas,
maka Corsair Nautilus 500 memungkinkan dibawa atau dipindahkan
ketempat lain. Sementara dipindahkan, cairan didalam pipa
dan radiator tidak akan keluar sampai keduanya dirakit dan
dihubungkan kembali untuk sementara waktu.
Not only CPU need cooler

Tidak hanya CPU yang membutuhkan
cooler. Pemakai computer khususnya untuk overclock perlu memikirkan
beberapa komponen yang mengeluarkan panas. Kita mengetahui
bahwa processor saat ini memerlukan pendingin diatas 100W
atau dikenal dengan tingkat panas DTP. Dengan DTP 100W maka
ada beberapa komponen yang cukup berpotensi menghasilkan panas
sama besarnya dengan CPU. Kami memeriksa komponen yang terkena
dampak akibat kecepatan processor seperti chip-set, chip voltage
regulator serta memory. Komponen yang disebutkan adalah bagian
yang ikut menjadi sumber panas. Dibawah ini hasil pemeriksaan
dari thermal ke 4 komponen penghasil panas selain processor
:
| Component |
Temp |
| Memory |
49 Deg.C |
| Chip-set NB |
59 Deg.C |
| Chip-set SB |
52 Deg,C |
| IC Voltage regulator |
60 Deg.C |
Bila anda mengunakan heatsink
standard, maka arah dari alur udara dari fan juga membantu
pendinginan komponen di sekitar processor. Arus udara yang
mengarah dari atas heatsink akan membuat siklus udara disekitar
komponen mainboard. Atau anda mengunakan
heatsink jenis premium dengan arah arus udara mengarah ke
belakang case, maka alur udara disekitar processor ikut serta
di dinginkan karena alur udara diarahkan dari depan ke belakang
case.
Berbeda dengan water cooler
dengan heatsink water block. Pada perangkat ini tidak memiliki
fan dan tidak menghasilkan arus udara disekitar processor.
Karena udara panas di tranfer melalui water/air yang didinginkan
oleh radiator. Sayangnya, komponen kami sebutkan pada tabel
sama sekali tidak mengalami pendinginan. Atau praktis hanya
mengandalkan arus udara dari power supply dan fan dibelakang
case. Hal ini membuat processor tidak saja menerima panas
dari dirinya sendiri, tetapi mendapat sumbangan dari komponen
lain. Misalnya IC voltage regulator yang berada disekitar
processor rupanya malah meningkatkan limit terendah dari panas
processor. Bila procssor dipercepat dengan overclock, secara
langsung mempengaruhi komponen tersebut. Hasil dari overclock,
tidak saja membuat processor bekerja lebih panas, tetapi beban
dari IC voltage regulator harus bekerja lebih berat untuk
memberikan power lebih besar pada CPU dan chip-set juga memberikan
panas lebih tinggi.
Pada test pertama kami menguji
fan pembantu. Hasil test menunjukan temperature processor
masih berada diatas 60 deg.C dan tidak berbeda jauh dengan
air cooler. Kesalahan ini sebenarnya dapat diperbaiki agar
water cooler dapat mendinginkan processor lebih optimal. Caranya
dengan memperbaiki sistem cooler pada case, misalnya dengan
penambahan fan. Peran dari fan heatsink nantinya digantikan
oleh perbaikan sistem pendingin didalam case. Tentu dengan
cara demikian, water cooler akan dapat mengoptimalkan kinerja
sebagai pendingin processor tanpa dibebankan oleh panas dari
komponen lain.