Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

 

Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN /2G

Pair 2GB DDR3 1600Mhz, XMP memory module, 28 Mei 08

Spesifikasi produk

 

Tipe Speed Size Latency Pin
TWIN3X2048-1800C7DFIN PC3-14400 2GB Kit 7-7-7-20 240pin DIMM
TWIN3X2048-1600C7DHXIN PC3-12800 2GB Kit
TWIN3X4096-1600C7DHXIN PC3-12800 4GB Kit


Intro

Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN adalah memory premium DDR3 atau setara PC3-12800. Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN memiliki satu fitur untuk XMP. XMP atau Extreme memory performance sebenarnya hanya dikhususnya untuk mainboard dengan chip-set Intel saja.

Salah satu fitur memory adalah menyandang kemampuan XMP, mirip seperti fitur EPP DDR2 untuk nForce chipset atau SPD pada memory standar JEDEC. Penguna memory XMP nantinya akan memudahkan melakukan setting memory secara otomatis. Selain mengaktifkan setting auto dari XMP. Intel juga memberikan kecepatan maksimum computer yang mengunakan memory XMP, karena setting XMP akan mengunci kecepatan FSB procesor dan memory pada kecepatan 400Mhz. Misalnya pengunaan mainboard Intel chip-set X48 dengan DDR3, di ijinkan untuk mengaktifkan setting XMP dari BIOS. Sementara memory standar hanya diijinkan mengunakan kecepatan 1333Mhz (PC3-12800) atau DDR3-667MHz.

Untuk sebuah computer dengan chip-set X48 misalnya, sudah dapat mengunakan memory XMP. Untuk mengaktifkna cukup melakukan setup pada BIOS dengan XMP enable. Ketika XMP di enable atau diaktifkan, maka memory pada board X48 dengan DDR3 yang memiliki kemampuan XMP akan langsung dipacu sampai 800Mhz atau bekerja pada kecepatan 1600Mhz. Setting XMP akan memberikan nilai langsung berapa latency yang diijinkan oleh memory ke setup BIOS. Dan kecepatan langsung akan terkunci menjadi 800Mhz.

Voltage default DDR3 umumnya mengunakan voltage 1.5V. Untuk Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN diperlukan power tambahan dengan minimal voltage 1.7V. Atau bisa juga diberikan lebih bila ingin memacu dengan overclocking.

Kecepatan default memory terlihat pada capture dari CPUz. Untuk kecepatan 800Mhz, memory diijinkan dipacu pada latency 7-7-7-20. Tetapi angka tersebut hanyalah spesifikasi standar, pada kenyataannya Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN dapat dipacu lebih baik dari spesifikasi yang diberikan.

 

 

Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN sudah menempatkan heatsink khusus rangkap 4 yang dinamai teknologi HDX. Heatsink dengan 4 lapis tersebut berfungsi agar pendinginan maksimal sehingg chip memory lebih stabil bekerja. Fungsi heatsink nantinya akan mencegah chip memory bekerja pada suhu extreme, serta menghindari terjadinya overheating ketika dipacu diatas kecepatan standar

 

 

Pilihan untuk pengunaan memory Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN

Setelah mencoba Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN , ada beberapa nilai yang didapat untuk pemakaian dan kemampuan memory ini.

Pertama, Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN memiliki fitur XMP.

Sangat baik digunakan pada board yang memiliki fitur XMP. Kecepatan DDR3 yang ada sebenarnya hanya diijinkan bekerja pada kecepatan 667Mhz. Uniknya Intel juga memberikan pilihan pada memory dengan fitur XMP. Ketika pilihan XMP diambil maka kecepatan memory akan otomatis naik menjadi 800Mhz. Latency memory mengikuti setting memory dan bukan diset secara manual. Pemakaian XMP sebagai tweak memory dengan kinerja procesor standar. Tujuannya adalah mendapatkan kinerja memory bekerja diatas kemampuan rata rata memory tanpa melakukan setting yang rumit pada BIOS computer.

Kelemahan pada sistem XMP. Karena setup diambil alih oleh BIOS dan memory, maka pilihan XMP tidak dapat dimodifikasi oleh penguna computer. Kelemahan lain, seperti ingin memainkan latency agar bekerja lebih responsif atau memacu kecepatan memory dengan setup XMP belum tentu dijinkan pada setting BIOS computer

 

Kedua bermain pada kecepatan 1333Mhz dengan memainkan latency memory rendah

Kemampuan Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN untuk memainkan latency memory lebih rendah bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja computer. Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN ternyata mampu bekerja pada latency 6-6-6-18 dengan setting manual. Latency tersebut dapat diterima oleh memory Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN asalkan kecepatan frekuensi memory masih berada pada keceaptan 667Mhz / DDR3-1333. Dengan Latency rendah, penguna Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN dapat melakukan penambahan voltage pada VDIMM diatas 1.5V.

Keuntungan mengunakan latency rendah akan berdampak pada computer. Computer terasa lebih responsif, baik pada kecepatan 3.16Ghz maupun 3.8Ghz. Setting tersebut sangat dianjurkan pada pemakaian gaming, karena kebutuhan kecepatan memory akan membuat permainan game computer lebih nyaman.

 

Ketiga mengunakan speed DDR3-1600Mhz dengan overclock seperti latency XMP untuk aplikasi

Untuk memakai kecepatan memory DDR3-1600 atau memacu memory bekerja dengan kecepatan 800Mhz tetap bisa digunakan Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN. Dampaknya pada computer adalah kecepatan bandwidth memory menjadi lebih besar lagi, khususnya untuk computer yang dipacu dengan overclock.

Kecepatan yang disarankan untuk memacu memory bekerja pada kecepatan 800Mhz adalah memacu procesor dengan FSB procesor ke 400Mhz. Seperti E8500 dengan kecepatan default 3.16Ghz , ketika dioverclock menjadi 3.8Ghz akan menghasilkan bandwidth diatas 8000MB/s dan melebihi hasil dari bandwidth memory lebih tinggi dibandingkan setting XMP.

Kecepatan memory dengan latency dan frekuensi seperti setting XMP yang ada hanya didapat bila procesor dipacu diatas FSB 400Mhz. Artinya kecepatan memory baru tampil bila penguna Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN memacunya bersama dengan procesor yang di overclock. Untuk setting ini cukup baik digunakan bila penguna computer lebih memprioritaskan kinerja computer dengan overclock pada aplikasi.

 

Test Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN


System Specifications :

CPU : Intel Core 2 Duo E8500, EIST OFF
Motherboard : Gigabyte GA-X48T-DQ6
Power Supply : Corsair HX 520
VGA : Gigabyte Radeon X600
OS : Windows XP SP2
Software test : Sisoft Sandra, PCmark05

 
CPU Speed
CPU FSB
Latency
FSB Memory
FSB:DRAM
Similar
Spec
3.16Ghz
333
7-7-7-20
667Mhz
1:2
PC3-1333
Default
3.16Ghz
333
6-6-6-18
667Mhz
1:2
PC3-1333
Mod
3.0Ghz
400

7-7-7-20

800Mhz
5:8
PC3-1600
Default XMP
3.8Ghz
400
7-7-7-20
800Mhz
1:2
PC3-1600
Mod
3.8Ghz
400
6-6-6-18
640Mhz
5:8
PC3-1333
Mod
4.0Ghz
422
7-7-7-20
844Mhz
1:2
>PC3-1600
Mod
4.2Ghz
442
7-7-7-20
884Mhz
1:2
>PC3-1600
Mod

Pada tabel dibawah ini terlihat, ketika memory Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN bekerja dengan kecepatan 667Mhz standar JEDEC hanya mencapai speed 7400MB/s untuk score benchmark SiSoftSandra. Sedangkan kecepatan pada setting XMP akan meningkat menjadi 8126MB/s, dimana kecepatan procesor sebenarnya telah bekerja pada kecepatan 400Mhz tetapi speed procesor akan terkunci pada kecepatan 3.Ghz.

Untuk menghasilkan kinerja memory pada speed tertinggi akan didapat bila procesor dipacu pada FSB 400Mhz. Dan hasil test diatas 3Ghz untuk mengijinkan kecepatan memory bekerja dengan FSB procesor 400Mhz atau DDR 800Mhz akan menghasilkan speed diatas kecepatan XMP.

 

 

 


CPUz : E8500 3.16Ghz @ 4.2Ghz (442 X 9.5)

Memory 884Mhz 1:2 latency 7-7-7-20

 

 
Result

Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN adalah memory premium yang sangat baik. Banyak pilihan pada setting memory dengan aplikasi berbeda. Mengunakan setting XMP adalah salah satu fitur yang dimiliki. Untuk kecepatan terbaik, Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN lebih tampil dengan kecepatan computer yang dioverclock. Karena disanalah kemampuan memory tampil dengan menghasilkan bandwidth besar.

Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN memiliki beberapa pilihan setting untuk aplikasi berbeda. Fitur XMP pada memory membuat kemudahan penguna computer untuk mendapatkan kecepatan speed 800Mhz tanpa melakukan setting khusus via BIOS. Tentunya board juga perlu memiliki kemampuan untuk menerima memory dengan fitur XMP. Fitur XMP pada Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN akan meningkatkan kinerja memory diatas kemampuan memory biasa.

Pemakaian kedua adalah Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN bisa digunakan bagi mereka yang ingin memiliki computer dengan setting latency rendah. Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN tetap dapat bekerja baik dengan setting latency 6-6-6-18 pada kecepatan DDR 667Mhz. Kecepatan tersebut dapat digunakan ketika computer mengunakan kecepatan standar maupun pada kecepatan overclock. Dengan pemakaian latency rendah, akan berdampak bagi kinerja computer sehingga lebih responsif. Pengunaan latency rendah sangat baik pada pengunaan aplikasi game.

Untuk pemakaian overclock. Walaupun belum tentu bekerja pada semua mainboard dan procesor yang berbeda beda. Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN ternyata mampu mencapai speed 884Mhz dengan kecepatan procesor sampai 4.2Ghz. Penambahan VDIMM dan VCore procesor diperlukan untuk menghasilkan bandwidth memory sampai diatas 9000MB/s. Uniknya pada kecepatan tersebut, latency memory masih dapat dipertahankan untuk bekerja pada latency 7-7-7-20.

Apakah anda ingin mengunakan Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN untuk overclock, mengunakan fitur XMP, atau bermain dengan latency rendah. Corsair TWIN3X2048-1600C7DHXIN dipastikan mampu memenuhi kebutuhan pemakai.

www.Corsair.com