|
Corsair VX 450
15 Des 08

Dibawah ini adalah bagian dalam dari power supply
Corsair VX450. Pada bagian kiri power adalah pengaturan arus AC
atau arus listrik. Sedangkan bagian tengah terlihat sebuah tranformator
atau trafo yang merubah arus AC ke arus DC. Sementara bagian kanan
menjadi bagian DC, dimana Corsair VX450 mengeluarkan arus 3.3V,
5V dan 12V.
PCB board, Corsair VX450 power supply

Corsair VX450 mengunakan produk seperti Rubycon
, komponen kapasitor buatan Jepang umumnya lebih mampu bekerja
dengan beban lebih berat. Selain itu daya tahan capasitor buatan
Jepang umumnya berumur lebih panjang.
Pada gambar dibawah, capasitor terbesar berfungsi
sebagai penampung daya bila terjadi penurunan power secara mendadak.
Komponen tersebut menjadi bagian terpenting selain trafo untuk
konversi daya listrik ke arus DC. Karena kestabilan supply power
ditampung sementara waktu pada komponen tersebut.
Dengan ukuran yang besar, Capasitor berperan sangat
penting untuk menyulai kekurangan daya sesaat ketika terjadinya
tarikan arus besar. Khususnya untuk daerah yang sering mengalami
Blackout, atau hilangnya arus listrik sesaat. Seperti penarikan
listrik oleh mesin AC besar, atau diarea yang sering terjadi kejutan
listrik secara mendadak. Kondisi tersebut dapat membuat computer
restart karena secara mendadak power supply kehilangan daya. Komponen
tersebut diharapkan mampu mempertahankan kekosongan arus listrik
sehingga computer tidak terjadi restart.
Capasitor

Corsair VX450 menempatkan sistem controller untuk
arus DC. Sebuah PCB memegang peran paling penting dari komponen
Corsair VX450. PCB tersebut akan mengatur seberapa besar output
power yang dikeluarkan. Terlihat pada gambar penempatan PCB controller
untuk voltage ditempatkan pada bagian DC (disisi kanan power supply).
Fungsi komponen ini juga mengatur kondisi beban berlebih, dan
menjaga agar power supply bekerja pada posisi beban aman.
Voltage Controller

Thermometer untuk pengaturan fan tidak ditempatkan
pada bagian heatsink. Disain Corsair VX450 menempatkan sebuah thermo
sensor langsung dibagian bawah PCB. Sehingga fan yang menerima sensor
dari Thermometer didalam PCB tidak perlu berputar lebih cepat dan
menimbulkan suara bising. Kecuali sensor menditeksi panas mulai
meningkat disekitar bagian bawah PCB dan perlu tindakan untuk meningkatkan
voltage pada fan agar lebih cepat bekerja.
|