Fortis
Monster
Feature
:
- Disain
dengan blade aluminium tipis
- Bahan
dasar dengan copper/Tembaga
- Pemasangan
heatsink kurang dari 10 detik
- Tipe
suara silent ke medium
- Jack
internal fan 3 wire ball baring. terpisah dengan sendor
- Ukuran
body fan dinilai medium dan fit pada socket A / FCPGA
|
Spesifikasi
|
| Cooler Dimension |
92 x 92 x 70 mm |
| Weight |
560g |
| Fan Dimension |
70 x 70 x 25 mm ( With thermal
speed control ) |
| Speed Fan |
2500±10% -- 6800±10%
RPM |
| Bearing System |
Ball Bearing Syetem |
| Rated Voltage |
DC12V (versi test 7.8 watts) |
| Noise Level(dBA) |
37 dBA |
| Air Delivery(CFM) |
25-39.65 CFM |
| Heat Sink Material |
Aluminium, center copper/Tembaga |
| Socket |
Socket A / FCPGA |
| Date Release |
May 2002 -US$ 40 |
Seri
Fortis Monster. Disain dengan 2 material dan 3 tahap antara
bagian bahan Copper / tembaga dan Aluminium. Disain pada copper
atau tembaga menempel ke head processor. Copper / Tembaga
sebagai inti heatsink ditanamkan didalam bagian Aluminium
putih sebagai bagian kedua dari Heatsink. Untuk bagian berwarna
kuning adalah pendingin pembantu
Bentuk
Fortis Monster

Pada
gambar bawah, base copper atau tembaga tidak terlalu besar
yang ditanamkan kedalam body aluminium pertama. Terlihat patent
disain untuk clip penjepit heatsink. Pemasangan dibawah 10
detik cukup mengkaitkan posisi penjepit clip pada bagian kiri
dan kanan socket. Selanjutnya memutar penekan penjepit heatsink
dan tekanan pada heatsink ke heat processor akan semakin kuat
menempel. Disain clip dibuat dari material stainless dan pemasangan
sangat mudah.
Bentuk
base copper Fortis Monster

Pada
gambar bawah, terlihat bagian tengah heatsink dan pada bagian
tengah adalah inti heatsink mengunakan material tembaga/copper
dan pada stack ke 2 dibuat dari aluminium. Terlihat tebalnya
material aluminium pada bagian ke 2 tersebut dan blade dibuat
sedikit melingkar untuk meningkatkan penyerapan udara dingin
dari udara fan.
Untuk
Fan juga dengan sistem fan standar atau fan ball baring lainnya.
Pada bagian ini, fan dilengkapi dengan sensor temperature.
Sensor ini menditeksi panas pada heatsink dan ditempelkan
pada bagian ke 3 (kuning / yellow). Fungsi sensor adalah untuk
mengatur kecepatan RPM fan atas diteksi sensor fan. Semakin
panas sensor menerima panas dari fan maka semakin cepat fan
berputar. Untuk RPM awal dimulai dari 2500RPM dan meningkat
mencapai top speed 6800RPM. Jack power dibuat terpisah dengan
sensor speed fan.
Tampak
disain Heatsink dan sensor fan

Pada
gambar bawah, tampilan Fortis Monster dari tampak atas. Untuk
pemasangan tidak terlalu dipusingkan dengan disain bagian
bawah. Karena bagian bawah dari heatsink monster memiliki
body yang kecil dan tidak akan membentur komponen pada motherboard.
Pemasangan
dengan SOYO Dragon Plus
