Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

Gigabyte G-Power Lite

GH-PDU22 SC

9 Okt 05

Feature and spesification :


Heatsink for Socket Intel 775, 478 & AMD 754,939
Dimensions Heatsink 110(L) X 110(W) X 109(H)mm
Dimensions Fan 110(L) X 110(W) X 25H)mm , EVR Sleeve
Rated 0.13A - 2000RPM (23.1dBA), 0.18A - 2450RPM (27.5dBA)
Weight 430g
Base Material Pure Copper & Heatpipe with Ni coating

 

Box Gigabyte G-Power Lite

 

Gigabyte seri G-Power Lite adalah heatsink kembar dari G-Power GH-PDU21-SC. Heatsink G-Power Lite GH-PDU22 SC memiliki sedikit penurunan untuk performa karena mengunakan 3 heatpipe. Untuk kekuatan G-Power Lite diberikan tambahan kecepatan dengan fan berkecepatan 2.450RPM

Untuk perbandingan antara 2 model PDU 22 SC dengan PDU 21-SC sebagai berikut :

Tipe G-Power GH-PDU22 SC GA-PDU21 SC
Fan power 0.18Amp max 0.13Amp max
Speed fan 2.450RPM 2.000RPM
Noise full speed fan 27.5 dBA 24.5dBA
Noise low speed fan 23.5 dBA 21.3 dBA
Air Flow 48.5 CFM 42.5CFM
Heatpipe 3 4

.

.

Secara struktur konstruksi, G-Power Lite memiliki komposisi sama. Dengan bagian bawah body heatsink berbahan copper/tembaga dan pendingin pada fin diberikan sebuah fan pada bagian atas heatsink. Antara base dengan fin pendingin dihubungkan dengan heatpipe berjumlah 3 buah.

G-Power Lite menargetkan pendingin untuk maksimum Pentium D 820, 670/570, socket 478 sampai 3.4G, Athlon FX 57, X2 4800+, Athlon64 4000+.

Heatsink G-Power Lite

Heatpipe G-Power Lite

Konstruksi seri G-Power memberikan pendingin pada 2 area. Pertama fungsi pendingin processor yang didominasi pada bagian bawah base copper dengan tranfer panas melalui jalur heatpipe dan pendingin fan dari fin heatsink. Fungsi kedua untuk pendingin komponen disekitar area processor. Komponen lain yang menghasilkan panas adalah mosfet. Mosfet dengan bentuk seperti transistor berukuran besar berfungsi untuk pengaturan voltage dari tengangan processor. Karena secara terus menerus memberikan sumber daya sesuai kebutuhan processor, komponen mosfet menjadi panas. Disinilah fungsi G-Power Lite yang juga memberikan udara lebih dingin. Anda juga mengetahui bagian chip-set dan processor akan panas dan menyebar melalui jalur board. Tekanan udara dari atas akan membantu proses pendingin pada board. Dengan menahan laju panas pada komponen mainboard, secara tidak langsung akan memperpanjang umur dari komponen itu sendiri. Gigabyte mengatakan, bila temperature mainboard dapat diredam sampai 10 deg.C saja, maka umur sebuah mainboard akan bertahan 2 kali dibandingkan tanpa bantuan pendingin

Fin G-Power Lite

Bottom G-Power Lite

Fin inside G-Power Lite

Penurunan kemampuan tranfer panas pada jumlah heatpipe, diimbangi dengan peningkatan kecepatan pada fan. Untuk fan G-Power Lite memiliki kuatan 0.18Amp dengan power 12V. Atau dapat juga mengunakan 20Ohm resistor. Dengan penahan tegangan maka output menjadi 11.70V. Pada tingkat tegangan tersebut, fan akan menurunkan kecepatan pada kisaran 2.000RPM

Fan 0.18Amp 2450RPM max speed

 

G-Power Lite memiliki perlengkapan untuk processor terbaru. G-Power Lite diperuntungakn bagi pendingin socket 478, 775, 939 dan 754. Pemasangan pada AMD lebih mudah, dengan flip dapat langsung digunakan untuk penjepit processor. Untuk Intel 775 socket, anda harus memasangkan base socket pada mainboard untuk berfungsi sebagai pengait flip heatsink.

Clip G-Power Lite

 

Pengujian Heatsink

Standar pengujian

  • Open case
  • Power : Antec Neo
  • Mainboard : Gigabyte 8GPNXP - Socket 775 (i915)
  • Memory : Corsair PC5400UL 1GB Pair
  • CPU : Intel P4 3Ghz 530 Prescott
  • CPU Hypertreading : On (Enable)
  • VGA : Gigabyte X800 Pro PCIe
  • Software : WinXP SP1, 3Dmark Return Proxycon loop, WinAMP, Prime 95
  • Thermal Grease : Articsilver Ceramique
  • Ambient :31 Deg.C
  • Sensor : Digital Thermometer via Thermocouple

 

Idle and load G-Power Lite VS G-Power

 

Result


Dari hasil test untuk G-Power Lite memiliki performa cukup. Heatsink G-Power Lite berpotensi sebagai penganti original heatsink yang lebih lemah pada kemampuan pendingin processor. Untuk tingkat noise, G-Power Lite dapat diandalkan, karena kebisingan dari fan hanya mencapai 27.5dBA. Disamping fungsinya sebagai pendingin processor, arah fan yang mengarah dari atas kebawah dan ikut membantu mempertahankan temperatur komponen mainboard. G-Power Lite berpotensi untuk penganti stock heatsink, walaupun kemampuannya lebih lemah dibandingkan G-Power PDU21SC. Karena kemampuan tranfer panas dengan 3 heatpipe akan lebih lemah dalam mentranfer panas dibandingkan heatsink dengan 4 heatpipe. Selisih diantara PDU21 SD dan PDU22 SC mencapai 3-4 deg.C. Untuk pemakaian G-Power Lite, heatsink ini hanya disarankan pada pemakaian standard kecepatan processor dengan manfaat sebagai heatsink low noise. Untuk heatsink overclock, G-Power Lite belum mampu menunjukan performa. Dan tingkat panas yang dapat dipertahankan masih diatas 50 deg.C pada test Intel P4 530 pada standard kecepatan.

 

Low noise heatsink for standard processor