| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
Intel Pentium 4 2.8Ghz Northwood11 Feb 04
Pada artikel ini sedikit diulas, pada CPU dibawah 3Ghz terakhir dari seri Northwood. Sebelumnya P4 2.4C adalah CPU yang paling banyak diminati untuk overclock dengan kemampuan FSB tinggi, dan dapat menghasilkan kecepatan bandwidth memory. Tetapi untuk Pentium 4 2.8Ghz 800QPB adalah pilihan sulit bagi pemakai CPU untuk overclock. Pentium 4 2.8Ghz 800QPB hanya memiliki nilai ekonomis sebagai penganti P4 2.4C. Karena pada Februari 2004, Intel telah menurunkan harga CPU ini dan sama seperti harga P4 2.4C sebelum pemotongan harga dibulan Februari 2004 Multiplier Pentium 4 2.8Ghz 800QPB mengunakan kelipatan 14X dengan FSB 200Mhz menghasilkan kecepatan 2.8Ghz. Kemampuan CPU ini, masih dapat mencapai kecepatan 3.5Ghz hanya harus melalui cara overvoltage dengan peningkatan power Vcore CPU. Masalah lain dengan Pentium 4 2.8Ghz 800QPB memiliki batasan dari dukungan hardware lain yang memiliki batas untuk menerima kecepatan CPU overclock dengan cara standard atau tingkatan yang aman. Tidak mudah melakukan overclock Pentium 4 2.8Ghz 800QPB yang disebabkan batas kemampuan mainboard umumnya hanya mampu mendukung daya power sampai CPU 3.2Ghz. Beberapa mainboard sudah mendisain ulang baik BIOS maupun komponen hardware. Contohnya beberapa mainboard secara tidak langsung sudah dapat menerima CPU jenis Prescott terbaru dari Intel juga mampu menerima kinerja CPU diatas 3.2Ghz. Masalah lain untuk Pentium 4 2.8C , pada kecepatan FSB dari CPU, bila CPU dipacu sampai 250Mhz untuk menghasilkan bandwidth memory lebih tinggi, maka kecepatan menjadi sangat tinggi atau CPU harus bekerja diatas 3.3Ghz. Hasilnya memang kinerja CPU akan lebih cepat dan kemungkinan besar dapat mengunakan memory jenis PC4000 agar menghasilkan ratio 1:1. Dampaknya adalah menghasilkan kecepatan bandwidth memory lebih besar dibandingkan bus standard. Sayangnya, tidak mudah mengunakan kecepatan diatas 3.3Ghz, selain pemakai harus meningkatkan Vcore juga membuat CPU menjadi panas bila mengaktifkan sistem Hyperthreading dengan overclock. Untuk memacu CPU Pentium 4 2.8Ghz 800QPB bekerja pada 3.3Ghz sangat mudah, dengan peningkatan Vcore 1.575V atau 1.6V, CPU akan bekerja stabil. Tetapi pada kecepatan tersebut hanya menghasilkan clock memory pada 240Mhz. Dibandingkan dengan P4 2.4C memiliki multiplier lebih rendah akan lebih berpotensi untuk memacu kecepatan ratio CPU dan memory dengan cara overclock. Contoh saja, dengan P4 2.4C dengan overclock 250Mhz, maka menghasilkan kecepatan CPU 3Ghz dengan potensi pemakaian memory PC4000 dan ratio 1:1. Kebalikan untuk Pentium 4 2.8Ghz 800QPB, dengan memacu pada 240Mhz akan meningkatkan kecepatan jauh diatas 3Ghz tetapi kecepatan memory hanya dipacu dengan FSB 240Mhz X 2 atau 480Mhz. Sisi positif, Pentium 4 2.8Ghz 800QPB menghasilkan kecepatan CPU sangat tinggi pada overclock tersebut, sisi negatif posisi kecepatan CPU sudah 3.3Ghz. Hal ini yang menyulitkan karena dengan 3.3Ghz harus melalui peningkatan Vcore CPU sehingga CPU lebih panas. Kedua kemungkinan besar memory akan sulit bertahan pada kondisi agresifnya CPU bekerja.. Apakah Pentium 4 2.8Ghz 800QPB menjadi pilihan pada overclock, dibawah ini adalah test dengan 3 kecepatan FSB untuk CPU dan diuji dengan sistem Hypertreading Off. Sistem mengunakan Windows 98SE untuk mencoba kecepatan maksimum CPU pada batas aman. Mengunakan air cooling atau heatsink khusus. Potensi Pentium 4 2.8Ghz 800QPB dengan pemakain memory low latency masih cukup potensial dengan FSB 215Mhz. Pada kecepatan FSB 215Mhz, maka CPU bekerja pada 3Ghz. Sedangkan tingkat kecepatan diatasnya adalah 240Mhz, dan menghasilkan kecepatan CPU pada 3.36Ghz dengan sedikit overvoltage pada Vcore. Dua pilihan antara kecepatan tinggi, atau mengunakan latency rendah untuk memory. Untuk FSB 215 Mhz tidak akan membuat CPU bekerja cepat, tetapi pemakai dapat menikmati kecepatan sebuah PC dengan kinerja Low Latency dengan i865 mainboard (Springdale). Untuk kemampuan overclock diatas 215Mhz, akan sangat optimal bila digunakan mainboard dengan chip-set i875 (Canterwood).
Benchmark Sisoft Sandra Pentium 4 2.8Ghz 800QPB
Capture Benchmark Sisoft Sandra - Pentium 4 2.8Ghz 800QPB @ 3.36Ghz
Capture CPUMark99 - Pentium 4 2.8Ghz 800QPB @ 3.36Ghz
Capture CPUz - Pentium 4 2.8Ghz 800QPB @ 3.36Ghz
Pentium 4 2.8Ghz 800QPB adalah CPU yang cukup sulit untuk digunakan bagi overclock. Dengan multiplier 14X dan dekatnya batas kecepatan Pentium4 dengan 3Ghz, akan menyulitkan Pentium 4 2.8Ghz 800QPB untuk memaksimalkan hardware lain . Untuk batas rata rata kecepatan Pentium untuk overclock adalah 3.2Ghz sebagai kecepatan. Pada kecepatan tersebut, rata rata kemampuan dari mainboard lama mampu mengoverclock CPU Pentium 4. Tetapi diatas kecepatan 3.2Ghz akan menjadi sulit. Kondisi Pentium 4 2.8C hanya menghasilkan perbandingan ratio memory dengan FSB lebih rendah. Untuk Pentium 4 2.8C 800QPB hanya direkomendasikan pada pemakaian maksimum dengan memory PC4000. Memacu pada kecepatan penuh seperti kemampuan P4 2.4C dengan overclock FSB 250Mhz, memang masih memungkinkan untuk P4 2.8C. Hanya pada overclock FSB 250Mhz, CPU harus bekerja pada batas kecepatan maksimum dan tidak akan stabil kecuali adanya penambahan Vcore CPU. Sedangkan sisi negatif CPU akan menjadi panas bila mengunakan setting Hyperthreading pada kecepatan tersebut. Untuk penilaian , Pentium 4 2.8Ghz 800QPB hanya sebagai CPU alternatif dan berpotensi bekerja diatas 3.2Ghz secara stabil. Dengan catatan untuk mainboard juga memiliki kemampuan untuk mendukung daya power pada CPU. Pilihan terbaik masih terletak pada P4 2.4C atau mungkin P4 2.6C yang mengunakan multiplier lebih rendah dan lebih mudah meningkatkan kecepatan FSB CPU serta mengangkat kecepatan memory. P4 2.8C lebih bernilai ekonomis sebagai pilihan CPU overclock |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||