| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
25 Mei 05
|
Sapphire ATI Radeon 1900GT 256MB GDDR3 Box
DUAL DVI output
Sapphire 1900GT memiliki fitur
VIVO dengan paket sederhana bersama softwarePower DVD 6 dan
PowerDirector 4. Kabel VIVO juga disediakan dengan Video out
RGB, Svideo dan Video input tambahan.
Sapphire 1900GT sangat ideal
bila digunakan pada tingkat resolusi 1024x768 pada permainan
game. Pada tingkat resolusi tersebut frame rate yang dihasilkan
oleh VGA mencapai 60 FPS lebih. Untuk resolusi 1280x1024 masih
mampu disajikan oleh Sapphire 1900GT, tetapi tidak digunakan
dengan tingkat gambar high res. Pada resolusi 1280x1024, Sapphire
1900GT lebih ideal digunakan dengan low detail sampai medium.
Tingkat high detail dari game yang kami uji, FPS hanya mampu
disajikan diatas 40 FPS. Kemungkinan pada resolusi tinggi masih
belum dapat dinikmati dengan baik, khususnya pada game Action.
Tetapi untuk tipe game RTS tidak berdampak, karena gerakan lambat
pada game masih berada diatas 30 FPS.
Fitur R580 memiliki dengan X1900
GT dari Sapphire 1900GT memiliki pengolahan 12 pipeline dengan
36 pixel shader. Expandable CrossFire X1900GT dibutuhkan 1 VGA
Master dengan CrossFire mainboard dari chip-set Intel atau ATI.
Chip VPU R580 - Sapphire ATI Radeon
1900GT 256MB GDDR3
Kemampuan VGA Sapphire 1900GT
sudah bekerja dengan 256 bit memory interface. Artinya kemampuan
bandwidth memory yang besar untuk melayani VPU pada gambar 3D
yang komplek. Kemampuan 256 bit memory interface sangat dibutuhkan
ketika pemakai game 3D memerlukan tingkat resolusi tinggi, semakin
tinggi resolusi dan tingkat detail akan semakin besar kebutuhan
tranfer bandwidth. Sapphire 1900GT mengunakan GDDR3 dengan kecepatan
1.4ns 600Mhz, mirip dengan kecepatan memory X1600 XT yang memiliki
kecepatan 700Mhz
Power external untuk Sapphire ATI Radeon
1900GT 256MB GDDR3
Mengunakan Sapphire 1900GT memerlukan
external power konektor. Power dipasangkan dengan koneksi PCIe
power. Disarankan mengunakan power supply diatas 400W atau lebih
bila mengunakan processor berdaya besar.
Temperature VGA, Core dan speed fan
Sapphire 1900GT memiliki clock
VPU dengan 575Mhz/600Mhz (DDR). Sedangkan pada kecepatan 2D,
clock VPU akan menurun dengan kecepatan 500Mhz. Tabel dibawah
ini adalah perbandingan antara tipe GT, XT dan XTX dari seri
Radeon X1900
Riva tuner software
Test VGA cooler Sapphire 1900GT
Kelemahan dari Sapphire 1900GT adalah
sistem cooling yang membuat panas VGA cukup tinggi. Mengunakan
original design cooler dari ATI rupanya memiliki aturan tersendiri.
Sapphire 1900GT di disain untuk menekan noise dengan mengurangi
kecepatani fan agar bekerja rendah. Fan tidak berputar secara
penuh ketika temperature VGA masih dibawah 100 deg.C Sayangnya
cara tersebut membuat VGA harus bekerja pada temperature diatas
65 deg.C pada posisi idle. Sistem kerja fan tersebut akan membuat
computer anda menjadi panas, bila didalam case tidak memiliki
sistem pendingin yang baik.
Kami melakukan test sistem cooling
Sapphire 1900GT ternyata hampir mendekati 90. deg.C. ketika
VGA bekerja penuh. Sistem cooling baru terlihat aktif ketika
VPU mengalami panas diatas 80 deg.C dengan 50% speed fan. Dan
baru bekerja penuh ketika temperature mendekati 100 deg.C dengan
100% putaran fan
Terdapat 3tip untuk Sapphire 1900GT
agar bekerja lebih dingin.
Tip pertama - Replace heatsink
with premium.
Menganti heatsink cooler design yang
memiliki kemampuan lebih baik. Artinya anda akan perlu mengeluarkan
dana tambahan untuk perbaikin cooler. Solusi pengantian fan
adalah jalan terbaik untuk menjaga temperature VGA bekerja lebih
dingin
Tip kedua - Control fan via Riva
Tuner.
Mungkin anda tidak perlu mengeluarkan
dana tambahan tetapi dengan penambahan software Riva Tuner.
Dengan software, anda dapat mengatur kecepatan fan VGA secara
manual. Dengan kecepatan penuh fan yang diatur oleh software,
Sapphire 1900GT dapat bekerja dengan suhu ideal antara 60 deg.C.
Dengan setting manual untuk mengatur kecepatan fan memang membuat
VGA lebih dingin bekerja. Dampak negatif dengan putaran fan
diatas 5.000RPM juga memberikan noise pada computer. Pilihan
yang tidak mudah untuk membuat VGA lebih dingin tetapi menambah
noise computer
Tip ketiga - Perbaiki Air Flow
pada case.
Cara terbaik mengunakan VGA high
end adalah memperbaiki sistem air flow pada case. Bila anda
mengunakan case dengan kemudahan pengaturan udara ada baiknya
mengaktifkan fan atau menambah fan baik inlet dan outlet air.
Penambahan fan dapat mencegah VGA overheating dan menghindari
pemanasan pada komponen lain. Udara dingin didalam case dapat
menurunkan VGA secara signifikan. Karena udara panas pada VGA
akan selalu terbuang dan mengalir keluar. Dan Fan VGA dapat
mengambil udara didalam case dengan suhu lebih dingin.
Test Bed Hardware test : Benchmark score 3Dmark 03 Score 1280x1024
3Dmark 05 Score 1280x1024
Kekurangan Sapphire 1900GT terletak pada sitem pendingin. Karena mengunakan disain dari Reference board ATI. Walaupun sudah memiliki heatsink berukuran besar, air flow diarahkan ke belakang VGA akan membuat panas perangkat yang ada dibagian depan case. Bila anda tertarik mengunakan Sapphire 1900GT, ada baiknya memperbaiki sistem cooling didalam computer. Atau anda dapat menganti heatsink VGA kelas premium agar terhindar overheating. Selain sistem cooling, ada baiknya memperhatikan kemampuan power supply. Karena VGA X1900 GT membutuhkan power lumayan besar dan disarankan mengunakan power diatas 400W dengan tingkat efesiensi 75%. Khususnya bagi mereka yang gemar bermain tidak akan kecewa mengunakan Sapphire 1900GT. Selain lebih murah, tipe VGA X1900GT nantinya dapat dipasangkan dengan dual VGA dari sistem master CrossFire
|
|